MEDAN, ARKAMEDIA – Ikatan Sarjana Al Washliyah (ISARAH) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sebagai bagian dari agenda strategis organisasi, yang berlangsung di Aula Biro Rektor Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan, Sumatera Utara.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus pusat dan wilayah, serta para sarjana Al Washliyah dari berbagai daerah. Rakernas tersebut menjadi momentum penting dalam merumuskan arah kebijakan dan program kerja organisasi ke depan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PP ISARAH, Adherie Zulfikri Sitompul, menekankan pentingnya peran sarjana muslim dalam menjawab tantangan zaman, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan pembangunan umat.
“Rakernas ini bukan sekadar forum rutin organisasi, tetapi menjadi wadah strategis untuk melahirkan gagasan dan program yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Senada, Sekretaris Jenderal PP ISARAH, M. Fanny Fathahillah, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama organisasi dalam periode mendatang.
Adapun sejumlah poin strategis yang dibahas dalam Rakernas tersebut antara lain peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) bagi alumni dan sarjana Al Washliyah, penguatan sinergi akademik dengan institusi pendidikan, serta perumusan program kontribusi sosial dalam menjawab tantangan ekonomi dan kemasyarakatan.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Para peserta tampak kompak mengenakan atribut berwarna hijau dan putih sebagai identitas khas Al Washliyah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PD ISARAH Sergai Rizky Surya Prasetya, M.Pd bersama Sekretaris Jenderal PD ISARAH Sergai Fikri Irhami, S.Kom. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan komitmen kuat organisasi dalam menjalankan amanah sesuai visi dan misi Al Washliyah.
Melalui pelaksanaan Rakernas ini, ISARAH diharapkan semakin solid serta mampu melahirkan program-program inovatif yang berkontribusi bagi kemajuan pendidikan, dakwah Islam, dan pembangunan bangsa.
(Red)

