Arkamedia.id.Labuhanbatu- Kepolisian Sektor Panai Hilir, Polres Labuhanbatu berhasil meringkus pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban nyaris tewas dirujuk ke RSUD Rantauprapat.
Pelaku berinisial RHM Alias SADEK, (22), warga Lingkungan V Kelurahan Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir ditangkap saat sedang asik duduk diwarung mak minah, Rabu, (15/04/26).
“Ya bang, terduga saat ini sedang berproses hukum. Berdasarkan bukti yang didapat terduga kini berstatus tersangka dan ditahan,” imbuh Kanit Reskrim Polsek Panai Hilir IPTU Bambang Wahyudi, S.H, M.H.
Awal mula peristiwa, pada hari senin, (13/04/26), sekira pukul 12.00 wib, korban bernama Hanafi, (25), warga Dusun II Desa Sei Sanggul bertengkar mulut tentang permainan boxing dengan pelaku.
Akibat pertengkaran itu, pelaku merasa kesal yang kemudian membuatnya tersinggung.
Pada seketika, pikiran buruk pelaku lahir untuk menganiaya korban.
Usai bertengkar, korban lalu pulang berboncengan dengan temannya. Namun, pelaku bersama tiga orang temannya mengikuti korban dan pada seketika tepatnya diseputaran Jl Suka Jadi Lingkungan VIII Kelurahan Sei Berombang, pelaku memukul kening korban menggunakan batu koral hingga jatuh dari sepeda motornya.
Saat jatuh, pelaku bersama temannya masih melakukan penganiayaan terhadap korban, hingga akhirnya korban tak sadarkan diri tergelatak dijalan.
Melihat situasi tersebut, teman korban berusaha menyelamatkan diri dengan cara berlari meminta pertolongan warga.
Beruntung, seketika itu satu unit truck pengangkut buah sawit melintas melerai.
Melihat warga yang berdatangan, para pelaku meninggalkan korban pada kondisi bersimbah darah tergelatak di Jalan.
Warga kemudian menghubungi Polisi. Tak lama, personil Unit Reskrim Polsek Panai Hilir tiba dan membawa korban berobat ke Puskesmas Sei Berombang.
Setibanya di Puskesmas Sei Berombang, dokter menyarankan korban segera dirujuk ke RSUD Rantauprapat. Mengingat luka korban cukup serius.
Merasa keberatan, keluarga korban lalu membuat laporan polisi di Mapolsek Panai Hilir. Berdasarkan itu, tim Opsnal dipimpin IPTU Bambang Wahyudi melakukan penyelidikan,
“Setelah kita terima laporan keluarga korban, identitas pelaku langsung kita lidik. Dan Alhamdulillah pelaku berhasil kita amankan,” papar IPTU Bambang Wahyudi.
Adapun yang mendasari motif pelaku sampai nekat melakukan penganiayaan tidak lain lantaran kesal akibat pertengkaran yang sebelumnya terjadi,
“Akibat pertengkaran itu, pelaku lalu merasa kesal dan nekat melakukan penganiayaan terhadap korban. Berkaitan dengan itu, pelaku kini kita tahan,” tandas IPTU Bambang Wahyudi mengakhiri.
Penulis. Budi Saragih.

