SERGAI, ARKAMEDIA.id — Masyarakat pengguna jalan mengeluhkan genangan air yang terjadi di ruas jalan umum kawasan Simpang Bedagai, Dusun III Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Kondisi tersebut dinilai meresahkan karena selain menimbulkan bau tidak sedap, genangan air juga dikhawatirkan mempercepat kerusakan badan jalan.
Berdasarkan pantauan dan keterangan warga sekitar, genangan air tersebut diduga berasal dari saluran pembuangan limbah rumah tangga maupun usaha rumah makan yang tersumbat akibat kondisi parit yang sempit dan tumpat.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada ARKAMEDIA, Kamis (28/5/2026), mengaku genangan air itu telah terjadi sekitar satu bulan terakhir dan belum mendapat penanganan serius.
“Airnya bau dan jalan jadi rusak. Diduga air itu berasal dari pembuangan kamar mandi dan usaha rumah makan di sekitar lokasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi parit yang kecil dan tersumbat menyebabkan air tidak mengalir dengan baik sehingga terus menggenangi badan jalan. Akibatnya, masyarakat yang melintas merasa terganggu, terlebih saat kendaraan melaju dan memercikkan air ke pengguna jalan lainnya.
“Setiap hari saya lewat menuju masjid. Pernah terkena cipratan air itu, jadi terpaksa harus menyucikan diri lagi dan mengambil wudhu kembali,” katanya.
Menurutnya, limbah tersebut kemungkinan berasal dari rumah makan dan rumah warga di sekitar lokasi yang saluran pembuangannya tidak berfungsi optimal karena tersumbat.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai bersama instansi terkait segera turun tangan untuk membersihkan saluran drainase dan mencari solusi agar genangan air tidak terus terjadi.
Masyarakat juga menilai kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama namun belum mendapat perhatian serius, baik dari pihak yang bermukim di sekitar lokasi maupun pemerintah setempat.
“Kalau dibiarkan terus, jalan pasti semakin rusak. Nantinya siapa yang akan disalahkan,” ungkap warga dengan nada kecewa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait yang bisa dikonfirmasi mengenai penanganan genangan air di kawasan Simpang Bedagai tersebut.
(Red)

