SERDANG BEDAGAI, ARKAMEDIA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Serdang Bedagai (Sergai) melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang pelajar di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Tebing Tinggi KM 62–63, tepatnya di depan Rumah Makan Cindelaras, Dusun VI Rampah Kiri, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Peristiwa nahas tersebut melibatkan sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel yang hingga kini belum diketahui identitas pengemudinya dengan sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam tanpa nomor polisi.
Korban meninggal dunia diketahui berinisial M A P (17), seorang pelajar asal Dusun IV, Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai. Korban mengalami luka robek pada dada sebelah kanan, luka di bagian lutut, serta lebam pada wajah. Meski sempat dilarikan ke RSUD Sultan Sulaiman, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Sementara itu, penumpang sepeda motor yang dibonceng korban, Syaril Rhamadhan Sitorus (21), warga Desa Panombean Baru, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, mengalami luka pada paha kanan dan dagu. Saat ini korban menjalani perawatan medis di RS Melati, Desa Pon.
Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Gokma Silitonga, S.H., M.H., menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan awal, truk Colt Diesel melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan. Diduga pengemudi kurang berkonsentrasi dan berusaha menghindari lubang di badan jalan sehingga mengambil jalur kanan yang merupakan lajur berlawanan.
“Pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai M A P berboncengan dengan Syaril melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi. Tabrakan tidak dapat dihindari hingga bagian samping kanan sepeda motor tersenggol. Setelah kejadian, pengemudi truk langsung meninggalkan lokasi,” jelas AKP Gokma Silitonga.
Kasi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., membenarkan peristiwa tabrak lari tersebut.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia dan satu orang penumpang mengalami luka. Pengemudi truk yang terlibat meninggalkan tempat kejadian perkara setelah insiden terjadi,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).
Ia menambahkan, personel Unit Gakkum Satlantas Polres Sergai telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti berupa sepeda motor korban, memeriksa sejumlah saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi guna mengungkap identitas kendaraan dan pengemudi truk yang melarikan diri.
“Saat ini petugas masih mengumpulkan alat bukti di lapangan, termasuk melakukan pengecekan rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk melacak identitas pengemudi truk tersebut,” tegas AKP Bringin Jaya.
Polres Sergai mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kendaraan maupun pengemudi truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk mempercepat proses penyelidikan.
(Red)
