SERGAI, ARKAMEDIA – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), terus berperan aktif dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat, khususnya kelompok 3B.
Kepala SPPG Desa Pekan Tanjung Beringin, Khoiruddin, S.Sos., menyampaikan bahwa pihaknya saat ini melayani distribusi MBG kepada 250 penerima manfaat dari kelompok 3B.
“Penyaluran MBG untuk penerima manfaat kelompok 3B terdiri dari 186 anak balita, 39 ibu hamil, dan 25 ibu menyusui, dengan total 250 penerima manfaat,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyaluran tersebut dilakukan secara rutin guna memastikan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan, dapat terpenuhi dengan baik.
Secara keseluruhan, program MBG di Kabupaten Serdang Bedagai telah menjangkau sekitar 23.000 penerima manfaat dari kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Hal tersebut disampaikan Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Sergai, Nurhasanah Ritonga, saat mendampingi kunjungan kerja tim BKKBN Sumatera Utara bersama Dinas P2KBP3A Sergai di dapur SPPG Pantai Cermin Kanan, Kecamatan Pantai Cermin, Rabu (15/4).
Ia merinci, jumlah tersebut berasal dari 63 dapur SPPG yang telah beroperasi di Sergai, dengan rincian sekitar 17.000 balita, 3.800 ibu menyusui, dan 2.700 ibu hamil.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Fatmawati, dalam kunjungannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan program MBG sekaligus memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung di lapangan.
“Selain silaturahmi, kami juga ingin melihat langsung tata laksana program serta memastikan fasilitas pendukung berjalan optimal,” ujarnya.
Fatmawati menegaskan, program MBG khususnya bagi kelompok 3B merupakan langkah strategis dalam menekan angka stunting, mengingat pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga anak usia dini menjadi kunci utama pencegahan.
“Jika ibu hamil dan menyusui mendapatkan asupan gizi seimbang setiap hari, maka kondisi gizi akan membaik dan potensi stunting dapat ditekan sejak dini,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, pembentukan Badan Gizi Nasional (BGN) serta kehadiran SPPG di berbagai daerah merupakan upaya pemerintah dalam memperkuat intervensi gizi secara menyeluruh dan tepat sasaran.
Di sisi lain, Kepala Dinas P2KBP3A Sergai, dr. Helmi Nur Iskandar, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 63 SPPG yang telah beroperasi di 17 kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai.
“Melalui kerja sama dengan Korwil BGN dan dapur SPPG di setiap kecamatan, penanganan stunting di Sergai menunjukkan hasil positif. Beberapa penerima manfaat bahkan mengalami peningkatan berat dan tinggi badan,” jelasnya.
Ia berharap, program MBG dapat terus diperluas agar menjangkau seluruh kelompok 3B serta anak-anak yang mengalami stunting di Sergai.
“Koordinasi antara SPPG dan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai berjalan dengan baik. Sinergi ini akan terus kita tingkatkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” pungkasnya. (Red)

