SERGAI-,ARKAMEDIA | Sejumlah nisan di pemakaman umum yang terletak di Desa Sialang Buah Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara dilaporkan dalam kondisi rusak dan hancur berserakan, diduga akibat ulah orang tak kenal (OTK).
Berdasarkan pantauan wartawan pada Jumat (12/6/2026) pagi, terlihat banyak nisan yang tidak pada tempatnya dan dalam kondisi berantakan, seperti telah dirusak secara sengaja.
Penjaga makam, Burhan, mengatakan bahwa peristiwa tersebut baru diketahuinya saat hendak melakukan pembersihan area pemakaman.
“Saya baru mengetahui kejadian ini ketika akan membersihkan makam. Ternyata banyak nisan sudah berserakan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa peristiwa serupa bukan kali pertama terjadi. Menurutnya, aksi perusakan makam tersebut sudah beberapa kali terjadi sebelumnya.
Burhan menambahkan, kejadian tersebut telah dilaporkannya ke pihak pemerintah desa. Namun, saat ia mendatangi kantor desa, kepala desa tidak berada di tempat sehingga laporan disampaikan kepada perangkat desa.
“Sudah saya laporkan ke kantor desa, tapi kepala desa belum ada di kantor. Saya sudah sampaikan ke perangkat desa,” tambahnya.
Lebih lanjut, Burhan menjelaskan bahwa lokasi pemakaman umum tersebut terbagi menjadi dua wilayah administratif. Bagian timur masuk wilayah pemakaman Desa Pematang Guntung, sementara bagian barat termasuk wilayah Desa Pekan Sialang Buah.
Para pengurus makam dari kedua desa tersebut, lanjutnya, juga telah melaporkan kejadian ini kepada pihak desa masing-masing, namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang jelas.
Pihak pengelola makam berharap adanya perhatian serius dari pemerintah desa maupun aparat terkait untuk mengusut pelaku serta mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Kami berharap ada tindakan dari pihak berwenang agar pelaku bisa diketahui dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” pungkasnya.
Akibat perusakan tersebut, sejumlah makam mengalami kerusakan pada batu nisan sehingga menyulitkan identifikasi kuburan dan menimbulkan keresahan bagi masyarakat serta keluarga ahli waris. Untuk itu, diharapkan kepada pihak keluarga yang mengetahui atau merasa makam keluarganya terdampak agar segera datang ke lokasi guna melakukan pengecekan dan penataan ulang.
(SYF)
