Deli Serdang, ARKAMEDIA | Akibat bau menyengat dan banyaknya lalat, puluhan warga yang tinggal di tanah perjuangan desa Emplasemen Kualanamu, kecamatan Beringin, kabupaten Deli Serdang menuntut pemerintah desa maupun Pemkab ayam Serdang menutup peternakan ayam yang beroperasi di sekitar tempat mereka.
Salah satu warga yang protes dan minta kandang ayam tersebut ditutup adalah Eva. Saat dikonfirmasi, pada Selasa (6/10/2026) Ia menyebut keberadaan kandang ayam tersebut sudah sangat meresahkan, mengganggu dan membuat tidak nyaman.
“Kami keberatan lokasi kandang ayam yang berdekatan dengan rumah warga sangat menggangu kenyamanan dan ketentraman warga disekitarnya. Aktivitas kandang menimbulkan bau tak sedap terutama karena pengelolaan kotoran ayam, banyak lalat jadinya, kami minta aktivitas itu dihentikan karena sangat mengganggu, ” keluh Eva salah seorang warga yang meneken pernyataan meminta penutupan peternakan ayam itu.
Hal yang sama juga disampaikan warga lainnya bernama Fikki, ia meminta pemerintah Desa segera turun ke lokasi untuk memperingatkan pemilik peternakan agar menutup kegiatannya.
“Bau kali lah bang, warga Emplasmen Kualanamu Minta Peternakan Ayam itu ditutup jangan sampai warga kesal dan bertindak sendiri, bisa jadi pendirian kandang ayam ini tak berizin resmi dari pemerintah “ sebut Fikki
Selain minta pemerintah setempat menutup peternakan ayam ini, warga juga sudah melaporkan persoalan ini kepada Anggota Komisi II DPRD Deli Serdang Indra Silaban SH. Warga berharap gangguan lingkungan akibat peternakan ayam ini dapat diselesaikan.
Terpisah, anggota DPRD Deli Serdang Indra Silaban, SH saat dikonfirmasi mengatakan ia akan menindak lanjuti masalah ini dengan memanggil pemerintah setempat dan pihak terkait.
“Kita sikapi laporan warga ini, berikan datanya kita segera panggil pemerintah setempat dan pemilik kandang ayam ini” sebut Indra Silaban.
Kepala Desa Emplasemen Kualanamu, Koko Kurniawan mengatakan pihaknya tak pernah memberikan rekom pengurusan izin di lahan tersebut untuk peternakan ayam.
“Tidak tau saya ada peternakan ayam disitu, nanti saya tanya kadus. Tapi Terkait rekom izin Desa tidak pernah ada keluarkan” sebut Koko Kurniawan. (why)
