SERDANG BEDAGAI, ARKAMEDIA – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Lintas Desa Sei Rampah menuju Desa Belidaan, tepatnya di depan PT Sumatera Fan Jaya, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (15/6/2026) malam. Seorang remaja pengendara sepeda motor tewas di tempat setelah menabrak bagian belakang truk kontainer yang terparkir di bahu jalan dalam kondisi minim penerangan.
Korban diketahui bernama Mhd Krisna Ardiyansa (17), warga Dusun V, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah. Remaja tersebut meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya setelah benturan keras dengan kendaraan truk yang sedang berhenti di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, AKP Bringin Jaya, SH, MH, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Kasat Lantas Polres Sergai AKP Gokma Silitonga, SH, MH bersama Unit Gakkum, kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB.
Saat itu korban mengendarai sepeda motor Yamaha Scorpio BK 2121 ZQ dari arah Desa Belidaan menuju Desa Sei Rampah. Setibanya di lokasi kejadian yang diketahui memiliki kondisi penerangan minim atau gelap gulita, korban diduga tidak menyadari keberadaan truk kontainer BK 8791 DG yang sedang parkir di bahu jalan.
“Berdasarkan hasil olah TKP sementara, pengendara sepeda motor diduga kurang konsentrasi saat melintas sehingga menabrak sudut kanan belakang truk kontainer yang sedang parkir di bahu jalan,” ujar AKP Bringin Jaya dalam keterangannya, Selasa (16/6/2026).
Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka fatal dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Sultan Sulaiman Sei Rampah.
Selain korban jiwa, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap pengemudi truk kontainer yang diketahui tidak berada di lokasi saat petugas melakukan penanganan awal di TKP.
“Saat ini kasus masih ditangani Satlantas Polres Serdang Bedagai. Kami sedang mendalami keterangan para saksi dan mencari keberadaan pengemudi truk yang meninggalkan kendaraannya di lokasi kejadian,” tambahnya.
Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Jasa Raharja terkait penanganan administrasi korban kecelakaan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berlalu lintas, terutama terkait kendaraan besar yang parkir di badan atau bahu jalan pada malam hari tanpa tanda peringatan yang memadai. Kondisi jalan yang gelap dan minim penerangan diduga turut menjadi faktor yang memperbesar risiko terjadinya kecelakaan.
Polres Serdang Bedagai mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara pada malam hari serta tidak memarkirkan kendaraan di badan jalan tanpa rambu atau alat pemberi isyarat yang jelas demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
(Red)
