SERGAI | ARKAMEDIA.id — Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) tunggal kembali terjadi di kawasan proyek pelebaran Jalan Nasional Medan–Tebing Tinggi, tepatnya di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Dusun 15, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.
Kali ini, satu unit mobil truk dengan nomor polisi BK 8255 LV menabrak pembatas proyek jalan. Akibat kejadian tersebut, bagian kendaraan mengalami kerusakan dan posisi truk sempat tersangkut pada pembatas jalan di lokasi.
Lokasi kecelakaan diketahui tidak jauh dari Kantor DPC PDIP Sergai dan Kantor DPD PAN Sergai.
Informasi yang dihimpun ARKAMEDIA di lokasi menyebutkan, truk tersebut membawa potongan batang kelapa dan bergerak dari arah Tanjungbalai menuju Medan.
Pengemudi diketahui bernama Julianto (37), warga Jalan Masjid, Lingkungan II, Pulau Simardan, Tanjungbalai, Asahan.
Seorang sumber mengatakan, kecelakaan diduga terjadi setelah pengemudi mengantuk saat melintas di kawasan proyek.
“Ya, ngantuk bang katanya. Ia dari Tanjungbalai menuju Medan, bawa kayu sempengan,” ujar sumber kepada ARKAMEDIA.
Namun, informasi mengenai penyebab kecelakaan tersebut masih bersifat keterangan awal. Penyebab pasti kecelakaan menjadi kewenangan petugas kepolisian berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan.
Pantauan ARKAMEDIA, personel kepolisian telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan, termasuk membantu proses evakuasi kendaraan serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi gangguan yang lebih besar.
Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai AKP GW Silitonga saat dikonfirmasi ARKAMEDIA membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut. Kecelakaan melibatkan truk yang menabrak pembatas proyek pelebaran jalan nasional.
Kembali Terjadi di Lokasi Proyek
Kecelakaan ini menjadi perhatian karena sebelumnya kejadian serupa juga terjadi di kawasan proyek pelebaran Jalan Nasional Medan–Tebing Tinggi, tepatnya di Km 56–57, Dusun II, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah.
Pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, satu unit minibus Toyota dengan nomor polisi BK 1713 NJ yang dikemudikan Syahrial B (63) mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak material pembatas jalan proyek.
Saat itu, kendaraan disebut melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan. Setibanya di lokasi, pengemudi diduga hendak mendahului truk yang berada di depannya.
Saat melakukan manuver, kendaraan kemudian menabrak material pembatas atau kanstin beton yang berada di kawasan proyek.
Beruntung, Syahrial tidak mengalami luka dalam peristiwa tersebut. Sementara kendaraan mengalami kerusakan dengan kerugian material yang saat itu ditaksir sekitar Rp5 juta.
Dengan adanya rangkaian kecelakaan tunggal di seputaran proyek pelebaran jalan nasional di Sei Rampah yang belum rampung itu diimbau agar pengendara lebih hati-hati melintas jalan tersebut.
ARKAMEDIA akan terus memantau perkembangan penanganan kecelakaan serta informasi resmi dari pihak terkait mengenai kondisi dan pengamanan kawasan proyek tersebut.
(Red)
