SERDANG BEDAGAI, ARKAMEDIA.id – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai yang menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dalam pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Program tersebut dinilai tidak hanya berdampak pada pengabdian masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua GP Ansor Serdang Bedagai, Joko Sulistiono, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan keberhasilan menghadirkan ribuan mahasiswa KKN ke berbagai desa merupakan hasil komunikasi dan sinergi yang dibangun oleh Bupati Sergai H. Darma Wijaya bersama Wakil Bupati H. Adlin Tambunan dengan berbagai perguruan tinggi.
“Kami melihat pemerintah daerah mampu menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik dengan berbagai perguruan tinggi sehingga mereka memilih melaksanakan KKN di Serdang Bedagai,” ujar Joko saat berbincang dengan wartawan di Cafe Kopi Brotherhood, Jalan Negara, samping RS Sultan Sulaiman, Sei Rampah, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, manfaat program KKN tidak hanya dirasakan masyarakat melalui kegiatan pengabdian mahasiswa, tetapi juga memberikan efek berganda terhadap perekonomian lokal.
“Ada ribuan mahasiswa yang tinggal di Serdang Bedagai selama kurang lebih 30 hari. Selama di sini mereka makan, membeli kebutuhan sehari-hari, ngopi, dan berbelanja. Aktivitas itu tentu ikut menggerakkan UMKM,” katanya.
Joko memperkirakan kehadiran mahasiswa KKN tersebut mampu menciptakan perputaran uang di Kabupaten Serdang Bedagai hingga lebih dari Rp2 miliar selama masa pelaksanaan program.
Ia menilai program tersebut merupakan langkah strategis karena mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Program ini menurut kami sangat baik karena tanpa menggunakan APBD, daerah bisa memperoleh dampak ekonomi dari kehadiran mahasiswa. Selain itu, mereka juga ikut memperkenalkan potensi wisata dan berbagai keunggulan yang dimiliki Serdang Bedagai,” ucapnya.
GP Ansor Sergai berharap kerja sama antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi terus diperluas sehingga semakin banyak mahasiswa yang memilih Serdang Bedagai sebagai lokasi pelaksanaan KKN.
“Kami berharap ke depan Pemkab Sergai dapat menggandeng lebih banyak kampus, seperti USU, UINSU maupun perguruan tinggi swasta lainnya. Program seperti ini layak diteruskan karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, berdasarkan data sementara dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Serdang Bedagai, jumlah mahasiswa KKN yang telah tercatat berasal dari beberapa perguruan tinggi, yakni Universitas Negeri Medan (Unimed) sebanyak 1.200 mahasiswa, Universitas Al Washliyah (UNIVA) 300 mahasiswa, Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah 300 mahasiswa, STAI Al Hikmah 400 mahasiswa, dan STAI Tebing Tinggi 200 mahasiswa.
Seorang sumber di Kesbangpol Sergai menyebutkan bahwa data tersebut masih bersifat sementara karena masih menunggu pembaruan dari seluruh perguruan tinggi yang mengikuti program KKN.
“Data itu masih bersifat sementara,” ujarnya.
(Red)
