DELI SERDANG, ARKAMEDIA.id – Satu unit kios yang menjual rempah-rempah, minyak urut Karo, dan tembakau sirih di kawasan Pajak Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, hangus dilalap api pada Jumat (10/7/2026) dini hari sekitar pukul 00.03 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Kios yang terbakar diketahui berada di Gedung E Nomor E.I 43 dan merupakan milik seorang perempuan bermarga Butar-butar yang akrab disapa Mak Dewi, warga Perumnas Pemda Lubuk Pakam.
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh penjaga malam bersama sejumlah pekerja bongkar muat yang tengah beraktivitas di kawasan pasar. Mereka melihat kepulan asap keluar dari Gedung E, kemudian berupaya mencari sumbernya hingga menemukan asap berasal dari salah satu kios yang saat itu dalam kondisi terkunci.
Karena khawatir api semakin membesar, warga kemudian membuka paksa pintu kios dan mendapati bagian dalam sudah dipenuhi kobaran api. Mereka selanjutnya menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Deli Serdang.
Tak berselang lama, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Lubuk Pakam tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Dalam waktu sekitar 15 menit, api berhasil dikendalikan. Satu unit mobil damkar lainnya dari Pos Bandar Khalipah/Barang Kuis kemudian datang untuk melakukan proses pendinginan di sekitar lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, pemilik kios baru mengetahui kebakaran tersebut pada pagi harinya. Seorang pedagang di sekitar lokasi mengungkapkan bahwa korban sempat pingsan setelah melihat kondisi kios beserta barang dagangannya yang telah hangus terbakar.
“Tadi sekitar jam setengah empat pagi kondisi di dalam gedung masih tergenang air. Korban baru mengetahui kiosnya terbakar tadi pagi. Sempat pingsan karena terkejut melihat kondisi kios dan barang dagangannya yang terbakar,” ujar salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya.
Menurut warga sekitar, korban sehari-hari berjualan minyak urut Karo dan berbagai rempah-rempah. Karena tidak banyak pedagang yang mengetahui nomor telepon korban, informasi kebakaran baru diterima korban pada pagi hari.
Terpisah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Deli Serdang, Drs. Khairul Azman, M.AP, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan, laporan kebakaran diterima melalui call center pada pukul 00.03 WIB. Selanjutnya, Unit 11 Pos Lubuk Pakam diberangkatkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 00.14 WIB untuk melakukan pemadaman.
“Dua unit mobil pemadam kebakaran diturunkan dari Pos Lubuk Pakam dan Pos Barang Kuis guna mempercepat proses pemadaman serta pendinginan di lokasi,” ujar Khairul Azman.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Namun berdasarkan dugaan awal, api diduga berasal dari korsleting arus listrik di dalam kios.
(why)
