SERDANG BEDAGAI, ARKAMEDIA — Komunitas Otomotif Persaudaraan Indonesia (KOPI) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terus menunjukkan eksistensinya sebagai wadah silaturahmi sekaligus ruang berbagi bagi para pecinta otomotif.
Komunitas yang telah berdiri sekitar dua tahun tersebut kini dipimpin Rizky Surya Prasetya. KOPI Sergai memiliki sekitar 30 anggota yang mayoritas berdomisili di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai.
Menariknya, para anggota KOPI berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari anggota kepolisian, kepala sekolah, pedagang, petani, pengusaha hingga guru. Keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan dalam membangun persaudaraan dan memperluas wawasan antaranggota.
Ketua KOPI Sergai, Rizky Surya Prasetya, mengatakan komunitas tersebut tidak dibentuk semata-mata sebagai wadah berkumpulnya pemilik maupun penggemar kendaraan.
Menurutnya, ada tiga tujuan utama yang ingin terus dikembangkan KOPI, yakni mempererat silaturahmi, menambah wawasan di bidang otomotif, serta mendorong kegiatan sosial dan edukasi kepada masyarakat.
“Kami ingin KOPI tidak hanya sekadar tempat berkumpul atau konvoi di jalan raya. Lebih dari itu, kami ingin komunitas ini memberi dampak nyata, baik dalam menambah pengetahuan anggota maupun berkontribusi sosial bagi warga Serdang Bedagai,” ujar Rizky.
Ia menjelaskan, KOPI juga berupaya menjadi ruang bertukar informasi mengenai perawatan kendaraan, modifikasi yang aman serta perkembangan teknologi otomotif.
Di bidang sosial, komunitas tersebut berkomitmen menggelar kegiatan bakti sosial serta edukasi mengenai keselamatan berkendara atau safety driving. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran anggota maupun masyarakat untuk semakin tertib dan bertanggung jawab di jalan raya.
Apresiasi terhadap eksistensi KOPI juga disampaikan Yusnar Albanjari. Ia menilai kekompakan dan konsistensi anggota menjadi salah satu modal penting bagi keberlangsungan komunitas tersebut.
“Saya sangat kagum melihat perkembangan KOPI. Walaupun sudah berdiri sejak dua tahun yang lalu, komunitas ini tetap sangat kompak dan konsisten aktif dalam giat-giat positif sosial masyarakat. Ini membuktikan bahwa hobi otomotif bisa diarahkan menjadi aksi nyata yang bermanfaat untuk lingkungan sekitar,” tutur Yusnar.
Menurutnya, komunitas otomotif memiliki potensi besar untuk menjadi mitra positif di tengah masyarakat apabila kegiatan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada hobi, tetapi juga mengedepankan keselamatan, kepedulian sosial dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Di bawah kepemimpinan Rizky Surya Prasetya, KOPI Sergai pun berkomitmen untuk terus merangkul para pecinta otomotif tanpa membedakan latar belakang.
Semangat persaudaraan, edukasi otomotif, tertib berlalu lintas dan kepedulian terhadap masyarakat diharapkan menjadi bagian dari identitas KOPI Sergai ke depan.
Dengan demikian, keberadaan komunitas otomotif tidak sekadar menjadi tempat menyalurkan hobi, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Serdang Bedagai.
(YSN)
