Arkamedia.id – Labuhanbatu- Masyarakat Nelayan Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu mengeluhkan pembelian Es Balok yang diproduksi PT INDAH SALJU Sei Berombang.
Akibatnya, warga mengancam menggelar aksi unjuk rasa dihalaman kantor Camat dan kantor Polsek setempat.
Kata warga, saat ini harga tebus Es Balok dalam perbatangnya seharga Rp 35rb. Namun, kwalitas nya tak sesuai harapan masyarakat,
“Ya bang, harga nya tetap sama, namun kwalitas nya berbeda. Es balok nya tipis sehingga merugikan masyarakat,” ungkap salah seorang warga nelayan, sabtu, (03/10/26).
Adapun dampak peristiwa tersebut, warga mengaku mengalami kerugian dimana bertambahnya beban belanja melaut yang sebelumnya hanya membutuhkan 5 batang konon menjadi 8 batang,
“Kalau produksi Es Baloknya baik kami hanya membutuhkan lima batang. Namun kini bertambah jadi delapan batang,” papar warga.
Selain itu, terang warga, izin pengelolaan Pabrik Es Balok PT INDAH SALJU Sei Berombang patut menjadi perhatian bersama. Disinyalir, izin pengambilan air bawah tanah, izin operasional dan kelayakan genset diatas 25 kVA/200 kVA dan pengurusan limbah produksi layak diusut.
Sejumlah izin kegiatan PT INDAH SALJU Sei Berombang diduga tidak memiliki Izin dan atau sudah kadaluwarsa,
“Selain merugikan masyarakat, Izin dan pengurusan limbah PT INDAH SALJU diduga memiliki segudang temuan. Mungkin saja tidak memiliki Izin atau Izin yang sudah kadaluwarsa. Saya yakin itu,” cetus warga.
Tak ayal, atas peristiwa tersebut, warga meminta pihak Pemerintah Kecamatan dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera memanggil pemilik PT INDAH SALJU untuk dilakukan penelusuran dan penyelidikan,
“Kami minta Aparat Penegak Hukum segera melakukan penyelidikan terkait segala bentuk keberadaan PT INDAH SALJU Sei Berombang. Warga mendorong dilakukan penindakan bila ditemukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum,” tandas warga mengakhiri.
Penulis: Budi Saragih.
