SERGAI, ARKAMEDIA.id — Kebakaran hebat menghanguskan satu unit bangunan kandang ternak ayam di Dusun VII, Desa Besar II Terjun, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kebakaran tersebut mengakibatkan bangunan kandang beserta sejumlah fasilitas dan perlengkapan di dalamnya ludes terbakar. Kerugian material akibat peristiwa itu ditaksir mencapai sekitar Rp1,2 miliar.
Kasatpol PP Kabupaten Serdang Bedagai melalui Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, Jhonson Panjaitan, S.E., membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.
Berdasarkan laporan akhir kegiatan pemadaman dan penyelamatan Damkar Kabupaten Serdang Bedagai, informasi kebakaran diterima petugas sekitar pukul 11.37 WIB. Petugas kemudian berangkat pada pukul 11.40 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB.
Sebanyak dua unit armada pemadam kebakaran milik Pemkab Sergai dikerahkan ke lokasi, masing-masing berkapasitas 6.000 liter dan 4.000 liter. Dalam penanganan tersebut, sebanyak 12 personel dikerahkan dengan total penggunaan air sekitar 6.000 liter.
Proses pemadaman dan penanganan di lokasi selesai sekitar pukul 14.13 WIB.
Informasi yang dihimpun ARKAMEDIA.id, sekitar pukul 11.15 WIB, personel Polsek Pantai Cermin menerima informasi dari masyarakat mengenai kebakaran kandang ternak ayam di lokasi tersebut.
Kapolsek Pantai Cermin AKP FSM Manik bersama personelnya kemudian mendatangi lokasi. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati satu unit bangunan kandang ternak ayam telah terbakar.
Personel Polsek Pantai Cermin bersama petugas pemadam kebakaran selanjutnya melakukan upaya pemadaman terhadap sisa api yang masih membakar bangunan.
Setelah api berhasil dipadamkan, personel kepolisian melakukan pengamanan di sekitar TKP dengan memasang garis polisi untuk menjaga lokasi hingga dilakukan olah TKP oleh personel Unit Inafis Polres Serdang Bedagai.
10.100 Anak Ayam dan Sejumlah Barang Ikut Terbakar
Berdasarkan keterangan Supriadi, orang yang dipercaya mengurus ternak ayam tersebut, sebelum kebakaran terjadi dirinya bersama dua orang rekannya baru selesai memasukkan atal atau ampas kayu ke dalam kandang.
Setelah itu, mereka beristirahat di luar bangunan kandang. Tidak lama kemudian, mereka melihat kepulan asap yang berasal dari dalam area kandang.
Api kemudian dengan cepat membesar dan membakar bangunan kandang ayam.
Supriadi bersama rekannya sempat berupaya memadamkan api dengan bantuan warga sekitar. Namun, kobaran api yang cukup besar membuat bangunan kandang beserta sejumlah isinya tidak dapat diselamatkan.
Barang yang turut terbakar di antaranya satu unit mesin genset, tabung gas, sekitar 10.100 ekor anak ayam, serta satu unit bangunan gudang yang berada di sisi kandang.
Di dalam gudang tersebut terdapat sekitar 60 sak pakan ayam dan dua unit sepeda motor, masing-masing Yamaha Aerox dan Yamaha Mio.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga proses penanganan selesai, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Pemilik kandang ayam, Puji Widodo, yang disebut berdomisili di Kota Medan, mengalami kerugian material yang ditaksir sekitar Rp1,2 miliar, berdasarkan laporan Damkar Kabupaten Serdang Bedagai.
Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Terpisah, Kapolsek Pantai Cermin AKP FSM Manik, saat dikonfirmasi ARKAMEDIA.id pada Rabu sore, membenarkan terjadinya kebakaran kandang ayam tersebut.
Pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
