Deli Serdang, ARKAMEDIA | Erupsi gunung Sinabung di kabupaten Tanah Karo yang terjadi sejak Senin (31/08/2026) kemarin, berdampak terhadap operasional sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu, di Deli Serdang Sumatera Utara, pada Selasa (01/09/2026).
Dampak sebaran abu vulkanik, gunung Sinabung yang berstatus Wasapada atau level Dua menyebabkan sejumlah maskapai melakukan penyesuaian operasional berupa keterlambatan, perubahan jadwal hingga pembatalan penerbangan pada rute domestik maupun internasional.
Tercatat 51 penerbangan dari dan
menuju Kualanamu, hingga sore hari ini dibatalkan, sementara sejumlah penerbangan lainnya mengalami
keterlambatan maupun penyesuaian jadwal. Seluruh penyesuaian dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.
Jumlah penerbangan terdampak masih bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi sebaran abu vulkanik serta keputusan operasional masing-masing maskapai.
AirNav Indonesia melalui NOTAM A3250/26 menginformasikan penutupan sementara aerodrome Bandar Udara Internasional Kualanamu pada Senin, 1 September 2026 mulai pukul 10.50 WIB hingga pukul 12.45 WIb dan diperpanjang Hingga Pukul 14.45 Wib, akibat dampak abu vulkanik Gunung Sinabung. Diketahui, informasi tersebut bersifat dinamis dan dapat diperbarui
menyesuaikan perkembangan kondisi terkini.
PT Angkasa Pura Aviasi terus melakukan koordinasi dan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan kondisi di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap keputusan operasional penerbangan tetap mengacu pada aspek keselamatan dan keamanan.
Dalam keterangan resminya, Dedy Sri Cahyono selaku Plt Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi Bandar udara Internasional Kualanamu, mengatakan keselamatan pengguna jasa dan seluruh aktivitas penerbangan menjadi prioritas utama perusahaan di tengah kondisi saat ini.
Penyesuaian operasional akan dilakukan sesuai kebutuhan dengan tetap mengacu pada aspek keselamatan penerbangan Dan Hal ini terus dikoordinasikan dengan seluruh pihak terkait hingga kondisi operasional penerbangan berjalan kembali secara normal.
PT Angkasa Pura Aviasi juga mengimbau kepada calon penumpang yang memiliki jadwal penerbangan dari maupun menuju Kualanamu agar secara berkala memastikan kembali status penerbangannya melalui kanal informasi resmi maskapai masing-masing sebelum menuju
bandara.
Masyarakat dan pengguna jasa diharapkan tetap mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan operasional penerbangan. PT Angkasa Pura Aviasi akan terus menyampaikan pembaruan sesuai perkembangan kondisi serta informasi dari otoritas dan pihak terkait. (why)
