SERDANG BEDAGAI, ARKAMEDIA – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur keagamaan sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Sergai H. Darma Wijaya saat menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan Gedung Suluk Perkumpulan Pengajian Ilmu Tasawuf Thoriqho Naqsabandiyah Indonesia (PPITTNI) di Desa Pergulaan, Kecamatan Sei Rampah, Selasa (30/6/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Darma Wijaya mengapresiasi keluarga besar PPITTNI yang telah mempercayakan Kabupaten Serdang Bedagai sebagai lokasi pembangunan pusat pembinaan spiritual tersebut. Menurutnya, pembangunan sarana keagamaan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun karakter masyarakat.
“Keberadaan sarana religi seperti Gedung Suluk ini memiliki arti yang sangat penting. Tidak hanya menjadi tempat ibadah dan pembinaan spiritual, tetapi juga menjadi pusat pendidikan akhlak, penguatan karakter, serta pembentukan generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan mencintai bangsa maupun daerahnya,” ujar Bupati yang akrab disapa Bang Wiwik.
Ia menambahkan, pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pembinaan mental dan spiritual masyarakat di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang. Oleh karena itu, keberadaan Gedung Suluk diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan.
Bang Wiwik juga berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar melalui dukungan seluruh elemen masyarakat dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong. Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci agar pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat berkelanjutan.
Selain itu, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai senantiasa memandang ulama, tokoh agama, dan lembaga keagamaan sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, serta membimbing masyarakat menghadapi dinamika kehidupan.
“Peran para ulama dan tokoh agama sangat penting dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Pengasuh Tertinggi PPITTNI, Buya Syekh Muhammad Ali Idris, menjelaskan bahwa Gedung Suluk yang akan dibangun nantinya difungsikan sebagai pusat pembinaan spiritual dan berbagai kegiatan keagamaan.
Menurutnya, fasilitas tersebut akan dimanfaatkan untuk pelaksanaan pembinaan rohani, pengajian, serta kegiatan suluk sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus membentuk pribadi yang memiliki akhlak dan spiritualitas yang lebih baik.
Prosesi peletakan batu pertama turut dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PPITTNI Dempo Xler, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPITTNI Sumatera Utara Zulham, unsur Forkopimda Sergai, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Sergai Ir. Kaharuddin, MM, Camat Sei Rampah Abdi Rasoki Pulungan, S.Pd., M.AP., tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
(Red)
