Tebing Tinggi, ARKAMEDIA – Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, membuka secara resmi kegiatan Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam Intervensi Serentak Pencegahan Stunting (ISPS) Kota Tebing Tinggi Tahun 2026 di Puskesmas Pembantu (Pustu) Persiakan, Jalan Pulau Sumbawa, Gang Madura, Kamis (6/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik serta Ketua TP PKK Kota Tebing Tinggi, Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian.
Pada sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas capaian Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam menurunkan angka prevalensi stunting secara signifikan selama beberapa tahun terakhir.
“Angka stunting di Kota Tebing Tinggi berhasil turun dari 2,1 persen pada tahun 2023 menjadi 1,5 persen pada tahun 2025. Ini merupakan capaian yang sangat signifikan. Alhamdulillah, keberhasilan ini tidak terlepas dari doa, dukungan masyarakat, serta kerja sama seluruh stakeholder,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) memiliki peran strategis dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting. Ia menegaskan bahwa pencegahan stunting harus dimulai dari lingkungan keluarga yang sehat, mulai dari kondisi ibu sebelum dan selama kehamilan, pemberian ASI eksklusif, pemenuhan gizi seimbang bagi balita, imunisasi lengkap, pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin, hingga penyediaan sanitasi yang layak.
“Seluruh upaya tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat,” tegasnya.
Wali Kota juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam menggerakkan Germas dan program pencegahan stunting agar hasil yang telah dicapai dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.
“Saya berharap seluruh jajaran terus hadir di tengah masyarakat dengan melibatkan kader Posyandu. Dengan memohon ridho Allah SWT, kegiatan Kampanye Germas dalam Intervensi Serentak Pencegahan Stunting Tahun 2026 saya nyatakan resmi dibuka dan terbuka untuk umum,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi, dr. Fitri Sari Saragih, selaku ketua panitia, melaporkan tren penurunan prevalensi stunting yang terus menunjukkan perkembangan positif.
Ia menyebutkan prevalensi stunting di Kota Tebing Tinggi tercatat sebesar 2,1 persen pada tahun 2023, turun menjadi 1,7 persen pada tahun 2024, dan kembali menurun menjadi 1,5 persen pada tahun 2025.
“Capaian ini merupakan hasil arahan dan bimbingan Bapak Wali Kota bersama seluruh stakeholder serta perangkat daerah yang beririsan langsung dengan upaya percepatan penurunan stunting,” jelasnya.
Menurut dr. Fitri, kegiatan Kampanye Germas dalam ISPS 2026 bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, serta peran aktif pemerintah, masyarakat, dan seluruh pihak terkait dalam mendukung penurunan serta pencegahan stunting melalui penerapan pola hidup sehat.
Usai pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan vitamin kepada masyarakat, peninjauan pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), peninjauan layanan Posyandu di Pustu Persiakan, serta diakhiri dengan sesi foto bersama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Padang Hulu Nanda Aulia Yusuf, para lurah se-Kecamatan Padang Hulu, tamu undangan, serta tim peliputan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tebing Tinggi.
(YSN)
