TEBING TINGGI, ARKAMEDIA – Asisten Personalia Kebun (APK) PTPN IV Regional 1 Kebun Rambutan, Fajrin, dinilai belum memberikan penjelasan secara rinci terkait jumlah total anggaran bidang kehumasan beserta penggunaannya.
Hal itu mencuat setelah Media yang tergabung di JMSI Sergai Tebing Tinggi melakukan konfirmasi terkait pengelolaan anggaran bidang kehumasan kepada Fajrin pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 14.45 WIB.
Sebelumnya, Ketua Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Serdang Bedagai–Kota Tebing Tinggi, Irlan Jaya Situmorang, SH, menyoroti adanya dugaan ketidakjelasan dalam pengelolaan anggaran bidang kehumasan di PTPN IV Kebun Rambutan.
Sorotan tersebut muncul menyusul adanya informasi bahwa sejumlah biaya yang berkaitan dengan kebutuhan pemberitaan dan langganan media dalam dua bulan terakhir disebut belum direalisasikan oleh perusahaan.
Saat dikonfirmasi sebelumnya mengenai adanya sejumlah anggaran yang belum direalisasikan, Fajrin menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.
“Baik pak, akan saya sampaikan setelah dilakukan pengecekan, karena ada beberapa biaya yang belum dikeluarkan perusahaan,” kata Fajrin.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi perhatian Ketua JMSI Sergai–Tebing Tinggi. Menurut Irlan, penjelasan mengenai adanya anggaran yang belum dikeluarkan perusahaan perlu diperjelas, khususnya menyangkut mekanisme penganggaran, realisasi, serta pertanggungjawaban dana bidang kehumasan.
Dalam konfirmasi berikutnya, Fajrin membantah adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan maupun penggunaan anggaran bidang kehumasan.
“Sore Pak… terkait pemberitaan Bapak mengenai markup atau manipulasi keuangan di bidang Humas tidak benar adanya dikarenakan biaya untuk pemberitaan dan langganan koran dimintakan ke perusahaan dan direalisasikan sejumlah yang dimintakan. Namun ada kendala dua bulan terakhir ini biaya tersebut belum kami terima sehingga distribusi menjadi terhambat. Pertanggungjawaban adalah bukti bayar, baik berupa tanda pembayaran/kuitansi dan lainnya,” jelas Fajrin.
Namun, ketika Media Siber irlanjayanews.com meminta penjelasan lebih mendalam mengenai berapa total anggaran bidang kehumasan serta rincian penggunaannya, termasuk realisasi dan bentuk pertanggungjawabannya, Fajrin belum memberikan keterangan secara terperinci hingga berita ini dipublikasikan.
Kondisi tersebut kemudian mendorong JMSI Sergai–Tebing Tinggi untuk berencana meminta informasi secara resmi melalui mekanisme yang berlaku.
Ketua JMSI Sergai–Tebing Tinggi, Irlan Jaya Situmorang, SH, mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan melayangkan surat resmi permohonan informasi kepada pihak terkait mengenai penggunaan anggaran bidang kehumasan di PTPN IV Regional 1 Kebun Rambutan.
“Saya akan segera melayangkan surat resmi permohonan informasi sesuai prosedur dan peraturan perundang-undangan untuk mendapatkan informasi secara utuh terkait laporan pertanggungjawaban atau LPJ penggunaan anggaran di Kebun Rambutan,” tegas Irlan, Minggu (9/8).
Menurutnya, permintaan informasi tersebut bukan untuk menghakimi atau menyimpulkan adanya penyimpangan, melainkan sebagai upaya memperoleh informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan mengenai pengelolaan anggaran pada perusahaan yang merupakan bagian dari BUMN.
“Publik perlu mengetahui secara jelas berapa jumlah anggaran yang dialokasikan, berapa yang telah direalisasikan, serta digunakan untuk apa saja. Prinsip transparansi dan akuntabilitas harus menjadi bagian penting dalam pengelolaan anggaran perusahaan milik negara,” ujarnya.
Irlan juga menegaskan bahwa pihaknya akan tetap mengedepankan prinsip praduga tak bersalah serta memberikan ruang kepada pihak PTPN IV Regional 1 Kebun Rambutan untuk memberikan penjelasan maupun klarifikasi secara terbuka.
Hingga berita ini diterbitkan, Fajrin belum memberikan rincian mengenai total anggaran bidang kehumasan dan penggunaannya sebagaimana yang dimintakan dalam konfirmasi.
(Red)
