SERGAI, ARKAMEDIA — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Dusun III, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Senin (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Seorang pengendara sepeda motor Honda CBR 150 mengalami luka berat setelah menabrak bagian kepala dump truck pengangkut material aspal yang sebelumnya tergelincir ke parit.
Sepeda motor Honda CBR 150 dengan nomor polisi BK 1217 OW tersebut dikendarai Baharuddin alias Udin, warga Dusun XI, Desa Pekan Tanjung Beringin.
Dump truck yang berada di lokasi diketahui berkaitan dengan pekerjaan pembangunan jalan provinsi yang dikerjakan oleh CV Seleksi Alam Nusantara.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga, dump truck bermuatan material aspal itu mengalami kecelakaan pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Truk disebut hendak memutar arah menuju Sei Rampah, namun kemudian tergelincir dan masuk ke parit.
Posisi dump truck yang tergelincir disebut menutupi hampir seluruh badan jalan utama yang menghubungkan Sei Rampah dengan Tanjung Beringin.
Warga juga menyebut kendaraan tersebut tidak langsung dievakuasi setelah tergelincir. Selain itu, menurut keterangan warga, tidak terlihat adanya rambu atau tanda peringatan yang cukup jelas di sekitar lokasi hingga malam hari.
Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan Baharuddin menabrak bagian kepala dump truck sekitar pukul 00.30 WIB.
Saat kecelakaan terjadi, kondisi jalan disebut gelap, sementara posisi dump truck hampir menutup seluruh akses jalan.
Akibat kejadian tersebut, Baharuddin mengalami luka berat, terutama pada bagian kaki kanan, kepala dan tangan. Korban kemudian dievakuasi warga bersama pihak keluarga ke RSUD Sultan Sulaiman untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, karena keterbatasan peralatan medis, korban selanjutnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Bina Kasih, Kota Medan.
Keluarga Minta Kontraktor Bertanggung Jawab
Muhammad Efendi, abang korban, meminta pihak kontraktor memberikan pertanggungjawaban atas kecelakaan yang dialami adiknya.
Efendi mengaku langsung mendatangi lokasi setelah mendapat informasi mengenai kecelakaan tersebut. Menurutnya, ketika tiba di lokasi, dirinya tidak melihat adanya tanda peringatan yang memadai di sekitar dump truck.
“Memang tidak ada tanda apa pun yang dipasang oleh pihak kontraktor terhadap mobil yang tergelincir dan hampir menutup penuh jalan tersebut. Setelah kejadian baru diletakkan plang dan sebuah kursi kayu untuk menghadang jalan. Bahkan bendera yang tertancap di kepala mobil juga baru dipasang pagi ini,” ungkap Efendi.
Pihak keluarga korban juga mengaku telah berupaya menghubungi Amin Sembiring yang disebut sebagai Humas kontraktor. Namun, menurut keluarga, belum ada tanggapan maupun solusi konkret terkait kondisi korban.
Efendi mengatakan, keluarga masih menunggu itikad baik dari pihak kontraktor untuk menyelesaikan persoalan tersebut, khususnya berkaitan dengan kondisi dan penanganan korban.
Polisi Sigap Turun ke Lokasi
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Serdang Bedagai, IPDA Nauli Siregar, bersama personel turun langsung ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas juga melakukan penanganan terhadap dump truck yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
“Kami lagi menunggu proses evakuasi pengangkut dari pihak kontraktor, bang. Untuk identitas kendaraan maupun sopir truk ini masih dalam identifikasi,” ujar IPDA Nauli Siregar.
Hingga proses penanganan di lokasi berlangsung, pihak kepolisian Sat Lantas Polres Sergai masih melakukan identifikasi terhadap kendaraan maupun pengemudi dump truck serta penanganan lebih lanjut atas kecelakaan tersebut dengan memasang rambu-rambu untuk diketahui pengendara lainnya.
Humas Kontraktor Akui Baru Mengetahui Kejadian
Terpisah, Amin Sembiring yang disebut sebagai Humas kontraktor saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp membenarkan bahwa dirinya merupakan Humas kontraktor.
Namun, Amin mengaku baru mengetahui kejadian tersebut pada malam hari.
“Bang, saya kan Humas, bukan pekerja, dan saya baru mengetahui kejadian ini pada malam tadi. Kalau mau konfirmasi itu sama pekerjanya, bang,” jawab Amin melalui pesan suara.
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai tanggung jawab CV pelaksana terhadap peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan seorang pengendara mengalami luka berat, Amin tidak memberikan jawaban dan hanya membaca pesan yang dikirimkan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Seleksi Alam Nusantara belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kronologi tergelincirnya dump truck, langkah pengamanan lokasi setelah kendaraan masuk parit, maupun bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap korban.
Catatan redaksi: Informasi mengenai tidak adanya rambu atau tanda peringatan di lokasi berdasarkan keterangan warga dan keluarga korban. Hal tersebut masih memerlukan klarifikasi serta pendalaman dari pihak kontraktor dan kepolisian. ARKAMEDIA.id tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak terkait sesuai prinsip keberimbangan dan Kode Etik Jurnalistik.
(Red)
