Deli Serdang, ARKAMEDIA | Polresta Deli Serdang berhasil mengungkap motif pembunuhan terhadap seorang wanita lanjut usia Hj Nurlis (69), warga dusun IV desa Pundenrejo kecamatan Tanjung Morawa kabupaten Deli Serdang yang ditemukan tewas, pada Jumat (31/07/2026) lalu.
Saat dimintai keterangannya melalui doorstop di aula terbuka Mapolresta Deli Serdang, pada Rabu (05/08/2026) Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana Sik didampingi Kasat Reskrim Kompol M Isral Sik, mengungkapkan, tersangka pelaku pembunuhan adalah RF (23) yang tak lain adalah tetangga korban.
“Dalam waktu 2 x 24 jam, kita berhasil mengungkap peristiwa pembunuhan dan pencurian ini. Diketahui pelaku mendatangi rumah korban sekitar pukul 02.00 WIB dini hari dengan alasan meminjam uang, karena kenal korban membukakan pintu dan membiarkan korban masuk. Pelaku meminjam uang Rp 50 juta, tapi korban tak menyanggupi lalu tersangka menganiaya korban” ujar Kombes Pol Hendria Lesmana
Selanjutnya, pelaku menganiaya dengan memukul wajah korban, hingga pelaku lalu menikam korban karena kaget dan panik korban berteriak usai dianiaya. Adapun barang milik korban yang hilang berupa anting emas senilai 3 juta rupiah.
“Pelaku ditangkap di daerah Kota Tebing Tinggi (Jalin Lintas Sumatera/ Jalinsum). dan mengakui perbuatannya setelah dilakukan interogasi” lanjut Kombes Pol Hendria Lesmana
“Jadi motifnya tersangka awalnya mau meminjam uang korban, karena terlalu banyak korban tidak menyanggupinya. memang antara korban dan pelaku sudah saling kenal, tetangga juga sudah pernah beberapa kali meminjamkan uang pada tersangka,” sebut Kapolresta.
Selama berdinas,Kapolresta menyebutkan pelaku RF tidak pernah ada masalah. Atas perbuatannya, pelaku terancam dengan pasal KUHP 459 tentang pembunuhan berencana.
Sebelumnya, warga desa Pundenrejo kecamatan Tanjung Morawa dihebohkan dengan penemuan mayat Hj Nurlis (69) ditemukan tewas di dalam rumahnya, pada Jum’at (31/7/2026) pukul 14.21 WIB. Saat ditemukan, Hj Nurlis tewas dengan luka tusuk diduga akibat benda tajam dibagian bawah lehernya, dan luka lebam pada mata sebelah kiri. Korban diduga tewas karena dibunuh.
Pemeriksaan Polisi mengarah pada RF, karena hasil rekaman CCTV, RF terlihat mondar-mandir di ruang tamu rumah orangtuanya. Kemudian saat dimintai keterangannya, RF memberikan jawaban yang berbelit-belit hingga akhirnya berupaya melarikan diri dan berhasil ditangkap.
(why)
