SERGAI, ARKAMEDIA — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Umum Medan–Tebing Tinggi Km 56–57, tepatnya di Dusun II, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Dalam peristiwa tersebut, satu unit mobil minibus Toyota dengan nomor polisi BK 1713 NJ yang dikemudikan Syahrial B (63) menabrak kanstin beton atau material pembatas jalan yang berada di area proyek pelebaran jalan nasional.
Syahrial diketahui merupakan warga Jalan A. Yani Gang Langgar, Lingkungan VI, Kelurahan Mandailing, Kecamatan Tebing Tinggi, Kota Tebing Tinggi. Dari kendaraan tersebut, petugas menemukan dokumen berupa SIM A dan STNK.
Berdasarkan informasi yang diterima ARKAMEDIA, kecelakaan bermula ketika mobil Toyota BK 1713 NJ yang dikemudikan Syahrial melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan.
Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi disebut hendak mendahului mobil truk yang berada di depannya. Saat melakukan manuver tersebut, pengemudi diduga tidak memperhatikan rambu serta kanstin beton atau material pembatas jalan yang berada di depan, sehingga kendaraan menabrak material pembatas tersebut.
Beruntung, pengemudi tidak mengalami luka dalam kejadian itu.
Akibat kecelakaan, mobil Toyota BK 1713 NJ mengalami kerusakan. Kendaraan kemudian diamankan sebagai barang bukti di Kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Serdang Bedagai. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.
Mendapat informasi kecelakaan tersebut, personel Unit Gakkum Satlantas Polres Serdang Bedagai bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan, evakuasi kendaraan serta mengamankan barang bukti.
Saat dikonfirmasi ARKAMEDIA, Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai AKP GW Silitonga melalui Kanit Gakkum Ipda Nauli Siregar membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
“Benar, terjadi kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit mobil dan menabrak material pembatas jalan proyek pelebaran jalan di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah,” ujar Ipda Nauli Siregar.
Ia menyebutkan, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Petugas juga telah melakukan penanganan di lokasi dan mengamankan kendaraan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
Pengawas Proyek Dimintai Tanggapan
Terpisah, ARKAMEDIA juga telah menghubungi Marbun, selaku pengawas proyek, untuk meminta tanggapan terkait kecelakaan tersebut, khususnya mengenai kondisi material pembatas jalan yang berada di lokasi proyek.
Konfirmasi disampaikan terkait adanya kendaraan yang menabrak tumpukan material pembatas jalan yang disebut masih dalam proses pengerjaan.
Hingga berita ini disusun, tanggapan dari pengawas proyek tersebut masih ditunggu.
Pihak terkait diharapkan dapat memastikan aspek keselamatan pengguna jalan selama proses pelebaran jalan berlangsung, termasuk pemasangan rambu dan pembatas yang mudah terlihat oleh pengendara, guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
(Red)
