SERDANG BEDAGAI | ARKAMEDIA.id — Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman melakukan kunjungan kerja untuk meninjau operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 (SRT 1) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan program Sekolah Rakyat sekaligus memastikan kegiatan pendidikan berjalan sesuai dengan laporan yang diterima dari pemerintah daerah dan pihak sekolah.
Kedatangan Dudung Abdurachman disambut Kepala Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara, Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya, Kapolres Sergai AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, Dandim 0204/DS yang diwakili Kasdim, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Serdang Bedagai.
Dalam sambutannya, Dudung mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memastikan operasional SRT 1 Sergai berjalan sebagaimana laporan yang disampaikan Bupati dan kepala sekolah.
Ia menyebutkan, dari total sekitar 300 peserta didik yang mengikuti program tersebut, terdapat sekitar 30 siswa yang kembali kepada orang tuanya. Menurutnya, kondisi tersebut kemungkinan berkaitan dengan proses adaptasi siswa terhadap lingkungan dan situasi baru.
«“Saya melihat sesuai laporan dari kepala sekolah dan Bupati. Dari 300 siswa, ada sekitar 30-an yang kembali ke orang tuanya. Mungkin karena baru atau mungkin karena situasinya yang berbeda,” ujar Dudung.»
Ceritakan Pengalaman Hidup, Motivasi Siswa untuk Pantang Menyerah
Dalam kesempatan tersebut, Dudung juga membagikan pengalaman hidupnya ketika masih berusia 11 tahun. Ia mengisahkan bahwa orang tuanya yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) meninggal dunia sehingga dirinya harus berjuang untuk tetap bersekolah.
Ia mengaku pernah berjualan koran untuk memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan.
«“Saya dulu umur 11 tahun, orang tua saya sudah meninggal. Orang tua saya hanya PNS. Saya berjualan koran dengan semangat dan spirit serta pantang menyerah. Kemudian akhirnya menjadi modal utama bagi saya untuk bangkit dengan segala macam keterbatasan dan kekurangan,” ungkapnya.»
Pengalaman tersebut, lanjut Dudung, menjadi motivasi bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti mengejar cita-cita.
Menurutnya, sesuatu yang awalnya dianggap tidak mungkin dapat diwujudkan melalui kerja keras, semangat dan kemauan untuk belajar.
Presiden Prabowo Tekankan Anak Indonesia Tidak Putus Sekolah
Dudung juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak ingin anak-anak Indonesia kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi keluarga.
Karena itu, ia meminta para siswa dan orang tua memanfaatkan kesempatan yang diberikan pemerintah melalui program Sekolah Rakyat.
«“Banyak anak-anak kita putus sekolah karena kondisi ekonomi. Bapak Presiden tidak menginginkan ada anak sekolah yang tidak sekolah. Semuanya harus sekolah,” katanya.»
Ia juga mendorong para siswa untuk mengikuti seluruh proses pendidikan dengan sungguh-sungguh.
«“Ayo manfaatkan. Kalian dikasih makan, dididik oleh guru-guru yang terseleksi. Bisa jadi siswa-siswi di Sekolah Rakyat ini ada yang menjadi presiden. Yang tidak mungkin ini bisa menjadi mungkin,” sambungnya.»
Bupati Sergai Dorong Penguatan Kolaborasi Pusat dan Daerah
Sementara itu, Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya berharap kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah semakin kuat sehingga berbagai program pemerintah dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
«“Kami berharap hubungan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat semakin kuat sehingga berbagai program pemerintah dapat berjalan efektif dengan sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Darma Wijaya.»
Ia menegaskan Pemkab Serdang Bedagai siap mendukung berbagai program strategis pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan infrastruktur, pendidikan dan perekonomian masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Darma Wijaya juga menyampaikan sejumlah potensi daerah Serdang Bedagai, termasuk sektor perkebunan kelapa sawit, pertanian dan perikanan.
Ia menyebutkan luas lahan sawah di Sergai mencapai kurang lebih 30 ribu hektare yang telah memiliki jaringan irigasi.
«“Alhamdulillah produktivitasnya sudah baik dan menjadi terbaik di Sumatera Utara. Pertumbuhan ekonomi 5,96 persen. Kami juga terbaik di Sumatera Utara. Ini tidak terlepas dari kerja sama antara pusat dan daerah. Kami masih membutuhkan banyak dukungan,” katanya.»
SRT 1 Sergai Diikuti 300 Peserta Didik
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sergai, Edy Selamat Ritonga, dalam laporannya menyampaikan bahwa operasional sekolah pada tahun pelajaran 2026/2027 telah berjalan sejak pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahap kedua pada 31 Juli 2026.
Untuk jenjang SD terdapat 25 peserta didik, terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan.
Kemudian jenjang SMP sebanyak 106 siswa, terdiri dari 44 laki-laki dan 62 perempuan. Sedangkan jenjang SMA sebanyak 169 peserta didik, terdiri dari 78 laki-laki dan 91 perempuan.
Dengan demikian, total peserta didik SRT 1 Sergai saat ini berjumlah 300 siswa, terdiri dari 135 laki-laki dan 165 perempuan.
«“Jadi total keseluruhan peserta didik di SRT 1 Kabupaten Serdang Bedagai berjumlah 300 siswa,” jelas Edy.»
Dari sisi kesehatan, pihak sekolah juga telah melaksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh peserta didik dari jenjang SD, SMP hingga SMA.
Untuk mendukung proses pembelajaran, SRT 1 Sergai saat ini didukung sebanyak 96 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.
Jumlah tersebut terdiri dari 12 tenaga pendidik dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Kabupaten Serdang Bedagai dan 14 tenaga pendidik dari Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai.
Selain itu terdapat 28 wali asuh, tiga wali asuh asrama, tiga tenaga administrasi, 15 petugas keamanan, 15 petugas kebersihan dan enam juru masak.
Usai memberikan sambutan, Dudung Abdurachman kemudian meninjau sejumlah ruangan dan berinteraksi langsung dengan siswa-siswi di kelas I SD, kelas VII SMP dan kelas X SMA.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari peninjauan langsung terhadap pelaksanaan operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Serdang Bedagai.
(Red)
