SERGAI, ARKAMEDIA – Setelah dua hari dalam pencarian, seorang pelajar yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di bawah Jembatan Sei Ular, Kecamatan Perbaungan, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pesisir Pantai Dusun XI, Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Korban diketahui berinisial DY (15), seorang pelajar yang berdomisili di Desa Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.
Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, AKP Bringin Jaya, menjelaskan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Tono (60) saat hendak mencari udang di perairan pesisir Pantai Dusun XI, Desa Kota Pari.
“Saat berada di lokasi, saksi melihat sesosok mayat tergeletak di pinggir pantai. Penemuan tersebut kemudian diberitahukan kepada nelayan lainnya, Syaiful (60), sebelum akhirnya dilaporkan kepada Kepala Dusun XI dan diteruskan kepada Kepala Desa Kota Pari,” ujar AKP Bringin Jaya.
Menerima informasi tersebut, Kapolsek Pantai Cermin bersama Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, dan personel piket segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).
Saat petugas tiba di lokasi, jenazah korban telah dievakuasi ke dalam kantong jenazah oleh Tim SAR Provinsi Sumatera Utara. Selanjutnya, personel Polsek Pantai Cermin berkoordinasi dengan Polsek Perbaungan untuk menghadirkan pihak keluarga korban guna memastikan identitas jenazah.
Setelah tiba di lokasi, pihak keluarga yang diwakili Handoyo memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan DY, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB di bawah Jembatan Sei Ular, Kecamatan Perbaungan.
Usai proses identifikasi, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sawit Indah dengan didampingi pihak keluarga untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum sebagai bagian dari prosedur kepolisian.
Polres Serdang Bedagai mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di kawasan sungai maupun pantai, agar selalu meningkatkan kewaspadaan demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa. (Red)
