SERGAI, ARKAMEDIA – Seorang warga Dusun II, Desa Pasar Baru, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, bernama Mujirin (55), meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran listrik saat melakukan pengisian daya (mengecas) baterai bot (perahu), Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban sempat beraktivitas di sawah yang berada di sekitar tempat tinggalnya. Selanjutnya, korban menuju gudang milik Kimsan di Dusun II, Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, untuk memperbaiki mesin bot yang mengalami kerusakan.
Bot tersebut diketahui biasa digunakan untuk mengangkut hasil tangkapan ikan teri. Informasi yang diperoleh menyebutkan bot itu merupakan milik warga Tanjung Balai dan dinakhodai oleh seorang warga Teluk Mengkudu yang akrab disapa Kimsan.
Sebelum insiden terjadi, korban bersama beberapa rekannya sedang memperbaiki mesin bot sekaligus melakukan pengisian daya baterai menggunakan aliran listrik. Saat proses tersebut berlangsung, korban diduga tersengat arus listrik hingga terjatuh dan tidak sadarkan diri.
Warga yang berada di lokasi kemudian berupaya memberikan pertolongan dengan membawa korban menggunakan sepeda motor menuju UPTD Puskesmas Sialang Buah. Namun, setibanya di puskesmas, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.
Kepala UPTD Puskesmas Sialang Buah, Rahma Fitri Nasution, S.KM., M.KM., saat dikonfirmasi membenarkan adanya seorang warga Desa Pasar Baru yang dibawa ke puskesmas dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
“Benar, korban dibawa ke puskesmas. Saat diperiksa oleh tim medis, korban sudah meninggal dunia,” ujarnya.
Jenazah Mujirin kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan. Korban dimakamkan pada Minggu (2/8/2026) pagi di pemakaman TPU Dusun 3 Desa Pasar Baru Kecamatan Teluk Mengkudu.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan instalasi listrik, terutama ketika melakukan perbaikan mesin maupun pengisian daya baterai di lingkungan kerja, guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa.
(SYF)
