Deli Serdang, ARKAMEDIA | Empat kendaraan jenis mobil terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Lubuk Pakam tepatnya di depan rumah dinas Bupati Deli Serdang, Kamis (25/06/2026) sore sekira pukul 15.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, namun sejumlah orang mengalami luka-luka ringan serta masing-masing pihak mengalami kerugian yang ditaksir mencapai belasan juta.
Dari informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan terjadi saat lalu lintas di sekitar lokasi yang sedang ramai lancar, dikarenakan adanya pemangkasan dahan-dahan pohon yang ada di pinggir jalan yang dilakukan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi (SDABMBK) Deli Serdang.
Dari keterangan sejumlah saksi di lokasi, kecelakan terjadi akibat truk fuso mengalami rem blong sehingga menabrak 3 mobil lain yang berada di depannya. Sesaat setelah kejadian, satu mobil jenis truk boks langsung meninggalkan lokasi kecelakaan.
Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun yakni mobil truk Fuso yang aa mengalami rem blong. Anehnya kendaraan ini memasang plat yang berbeda di bagian depan dan belakang. Bagian depan platnya BK 9123 CD sementara bagian belakang terpasang plat BK 8530 XE.
Sementara dia kendaraan lainnya, masing-masing mobil pick up plat BK 8579 VF, dan mobil angkot Mekar Jaya BK 1385 UA. Kondisi ketiga mobil sempat lengket, dimana mobil angkot dan pick up mengalami kerusakan yang cukup parah di bagian depan dan belakangnya.
Kepada awak media, sopir truk Fuso bernama Ruli mengakui dalam peristiwa ini dirinyalah yang salah karena mobil yang dikendarai mengalami rem blong sehingga dirinya tidak bisa menghindari kendaraan lain yang ada di depannya.
“Rem truk ku blong bang jadi nggak bisa terelakkan lagi. Aku dari Pakam sininya mau ke Kedaung (Tanjung Morawa) habis mengisi minyak di SPBU. Muatannya kosong. Diawal remnya bagus sampai sini baru blong,” ucap Ruli.
Sementara itu, Kamaluddin Sinaga sopir angkot Mekar Jaya rute Bangun Purba-Amplas tampak begitu panik. Iya terlihat mondar-mandir di lokasi sambil menelpon seseorang walaupun dengan kondisi luka ringan dan berdarah di bagian wajah.
Kepanikan sopir angkot warga desa Jaharun kecamatan Galang ini lantaran angkot yang ia kendarai ini bukan miliknya tetapi milik tokenya. Saat kejadian ada sekitar 8 orang penumpang di dalam angkot.
“Kan macet tadi di lokasi jadi kami berhenti tiba-tiba ditabrak belakang kami sami pick up, dia pun ditabrak rupanya sama truk,” kata Kamaluddin Sinaga.
Akibat laka beruntun tersebut sempat terjadi kemacetan di sekitar lokasi. Saat ini, kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah di evakuasi dan ditangani Unit Gakkum Satlantas Polresta Deli Serdang.
(why)
