SERDANG BEDAGAI | ARKAMEDIA.id – Kawasan Stasiun Kereta Api Sei Rampah kini memiliki wajah baru. Sebuah ruang kreatif bernama Atook Street – Space Up Your Imagination resmi dibuka melalui grand opening pada Jumat (31/7/2026), menghadirkan konsep coffee truck di tepi lintasan rel kereta yang menawarkan pengalaman nongkrong berbeda bagi masyarakat, khususnya kalangan anak muda.
Berlokasi di Jalan Stasiun, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Atook Street mengusung konsep estetik dengan panorama langsung lintasan kereta api Medan–Tebing Tinggi. Perpaduan suasana santai, sajian kopi berkualitas, serta spot foto yang menarik menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Peresmian Atook Street dihadiri Tokoh Masyarakat Sergai H. Kisai Dalimunthe, Owner Mie Ayam Abah, Atook Space dan Atook Street Rizky Surya Prasetya, para pemilik coffee shop di Sergai, serta puluhan anak yatim yang menerima santunan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan grand opening.
Owner Atook Street, Rizky Surya Prasetya, mengatakan kehadiran Atook Street merupakan pengembangan dari Atook Space yang telah lebih dahulu beroperasi di Desa Firdaus sejak Agustus tahun lalu.
“Hari ini kami melaksanakan grand opening Atook Street. Konsepnya berbeda karena menggunakan coffee truck yang ditempatkan di kawasan Stasiun Kereta Api Sei Rampah. Pengunjung dapat menikmati kopi sambil menyaksikan kereta api melintas, sehingga menghadirkan pengalaman nongkrong yang unik, nyaman, dan berbeda,” ujarnya.
Menurut Rizky, Atook Street digagas oleh tiga anak muda, yakni dirinya bersama Muhammad Asrul dan Pasla Kadapi. Ketiganya ingin menghadirkan ruang kreatif yang tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Pemilihan kawasan Stasiun Sei Rampah dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi baru tanpa harus meninggalkan pusat kota.
Selain menawarkan konsep yang berbeda, Atook Street juga menghadirkan beragam pilihan menu kopi, minuman kekinian, makanan ringan, hingga menu andalan dengan harga yang ramah di kantong. Berbagai menu tersebut ditujukan agar dapat dinikmati seluruh kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga keluarga.
Rizky berharap Atook Street mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkarya, berkolaborasi, serta mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di Kabupaten Serdang Bedagai.
“Kami ingin tempat ini menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk berkreasi dan tumbuh bersama. Harapannya, langkah kecil ini dapat sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dalam mewujudkan daerah yang mandiri, sejahtera, dan religius,” katanya.
Tak hanya menghadirkan tempat nongkrong baru, Atook Street juga berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja. Rizky mengungkapkan, melalui empat unit usaha yang dikelolanya, yakni Mie Ayam Abah, Atook Space, Abah Space dan Atook Street, saat ini telah mempekerjakan hampir 100 tenaga kerja muda.
“Kami tidak hanya membuka lapangan pekerjaan, tetapi juga membina sumber daya manusia agar memiliki keterampilan, khususnya di bidang makanan dan minuman, sehingga menjadi bekal bagi mereka di masa depan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengembangan usaha akan terus dilakukan. Apabila seluruh proses berjalan sesuai rencana, awal September 2026 pihaknya akan membuka Atook Space 2 di Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat Sergai H. Kisai Dalimunthe memberikan apresiasi atas lahirnya Atook Street. Menurutnya, kehadiran usaha tersebut membuktikan bahwa anak-anak muda Sergai memiliki kreativitas, keberanian berwirausaha, serta mampu menciptakan peluang ekonomi di daerahnya sendiri.
“Saya mengucapkan selamat atas grand opening Atook Street. Ini merupakan karya yang patut dibanggakan karena lahir dari kreativitas anak-anak muda daerah. Semoga usaha ini terus berkembang, membawa keberkahan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Ia berharap semakin banyak generasi muda yang berani menjadi pelaku usaha, bukan hanya pencari kerja, sehingga mampu membuka lapangan pekerjaan baru dan memperkuat perekonomian daerah.
“Teruslah belajar, jangan cepat puas, dan jangan takut menghadapi tantangan. Jika usaha dijalankan dengan niat baik, kerja keras, serta kejujuran, Insya Allah hasilnya akan membawa keberkahan. Semoga Atook Street menjadi inspirasi lahirnya lebih banyak pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Serdang Bedagai,” pungkasnya. (Red)
