Deli Serdang, ARKAMEDIA | Rumah milik lansia Meliana Boru Pasaribu (61) yang berada di Jalan Dusun II, Desa Sidourip, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang di bobol maling. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (27/10/2026) pukul 10.30 WIB mengakibatkan perhiasan emas senilai Rp 640 Juta milik korban raib di bawa kabur.
Usai kehilangan hartanya, korban yang merupakan pengsiunan ASN itu membuat laporan pengaduan ke SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polresta Deli Serdang, dengan nomor : LP/B/1100/X/2026/SPKT/Polresta Deli Serdang, dihari yang sama.
Adapun kronologis korban kehilangan perhiasan emasnya berdasarkan laporan disebutkan korban yang saat itu tinggal sendiri di rumah, karena anaknya pergi ke luar kota, pergi ke Sekolah tempat dia sebelumnya mengajar, dengan mengunci pintu, sedang kuncinya dimasukkan ke dalam sebuah kaleng yang berada di rak sepatu teras samping rumahnya.
Selanjutnya, sekira 30 menit berlalu, korban kembali ke rumah, sesampainya dirumah korban mendapati pintu samping sudah terbuka. Setelah diteliti ke dalam, pintu besi kamar tidurnya rusak. Setelah diperiksa lagi, ternyata tas sandang di dalam kamar berisi berbagai jenis perhiasan emas, sudah raib dari tempatnya.
Adapun sejumlah perhiasan emas yang hilang yang posisinya berada di dalam tas tersebut adalah, gelang emas LM seberat 100 gram, kalung emas LM seberat 50 gram, kancing emas putar 15,47 gram, mainan kalung emas palu burung seberat 10 gram, cincin bali emas seberat 20 gram, cincin emas model bulat seberat 20 gram.
Cincin emas pilin seberat 10 gram, cincin emas belah rotan seberat 10 gram, cincin emas seberat 10 gram, emas tusuk sanggul seberat 15 gram, dan emas kerabu kendar seberat 5 gram. Selain itu di dalam tas juga terdapat uang tunai Rp 5 Juta, yang juga raib dibawa kabur maling.
Disebutkan, sejumlah perhiasan emas dan uang tunai itu dikeluarkan dari penyimpanan di Bank, karena baru digunakan keluarga pada saat pesta pernikahan seorang anaknya. Kini kasus pencurian ini sedang ditangani Satreskrim Polresta Deli Serdang.
(why)
