Batu Bara, -[Arkamedia]- Paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa MIS Bilge Pagurawan, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, menuai sorotan.
Pasalnya, seorang orang tua murid, Rizal (30), mengaku menemukan buah salak dengan kondisi tidak layak konsumsi dalam paket MBG yang diterima anaknya. Paket tersebut dibagikan di sekolah dan kemudian dibawa pulang ke rumah.
“Saat dibuka di rumah, saya kaget karena ada salak yang kondisinya sudah tidak layak dimakan, busuk dan berulat” ujar rizal, Senin (04/05/2026).
Ia menjelaskan, dalam satu paket MBG terdapat tiga bungkus dengan menu berbeda. Dari ketiga bungkus tersebut, salah satunya berisi buah salak yang dinilai sudah tidak layak konsumsi.
Rizal mempertanyakan penerapan standar operasional prosedur (SOP) di dapur MBG Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) MKJ Pangkalan Dodek yang melayani wilayah Pagurawan.
Menurutnya, SOP tersebut menyebutkan adanya petugas yang bertanggung jawab melakukan penyortiran bahan pangan.
“Kalau SOP dijalankan dengan benar, seharusnya tidak ada buah seperti ini yang lolos,” katanya.
Ia menegaskan, kejadian seperti ini akan menimbulkan kekhawatiran orang tua terhadap kualitas dan keamanan makanan yang dikonsumsi siswa.
Ia pun meminta agar pengawasan terhadap seluruh dapur MBG di Kabupaten Batu Bara khususnya di Pangkalan Dodek Kecamatan Medang Deras diperketat guna mencegah kejadian serupa terulang.
Sementara kepala SPPG MKJ Pangkalan Dodek saat di konfirmasi melalui aplikasi whatsapp tidak menjawab sampai berita ini diterbitkan.
(Ni/Ark)

