SERGAI, ARKAMEDIA.id — Warga Dusun VII, Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), mengeluhkan maraknya serbuan lalat yang diduga berasal dari aktivitas ternak ayam di wilayah tersebut. Kondisi ini disebut telah mengganggu kenyamanan hingga menimbulkan kekhawatiran akan dampak kesehatan masyarakat.
Keluhan warga menyebutkan, dalam beberapa pekan terakhir jumlah lalat meningkat signifikan dan bahkan masuk ke dalam rumah. Lalat kerap hinggap pada makanan serta lingkungan rumah tangga, sehingga berpotensi menjadi media penyebaran penyakit, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia.
“Lalatnya sangat banyak, masuk ke rumah, hinggap di makanan. Kami khawatir dampaknya bagi kesehatan keluarga,” ungkap salah seorang warga setempat, Senin (4/5/2026).
Warga menyebut kondisi tersebut telah berlangsung kurang lebih dua minggu terakhir. Mereka pun meminta perhatian serius dari pemerintah desa dan pihak terkait untuk segera mengambil langkah penanganan.
Dalam pernyataan keluhan yang disampaikan, warga Dusun VII memohon agar pemerintah desa dan pihak terkait diantaranya: 1. Meninjau langsung lokasi peternakan yang diduga menjadi sumber lalat. 2. Memberikan teguran atau pembinaan kepada pemilik usaha. 3. Mengupayakan solusi pengelolaan limbah ternak agar tidak merugikan masyarakat sekitar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat dua lokasi peternakan ayam di Dusun VII. Salah satunya adalah Sembiring Farm yang disebut telah menggunakan sistem blower. Sementara satu lokasi lainnya merupakan kandang ayam disebut milik warga bernama Ayub, yang dikabarkan masih menggunakan sistem kandang manual (kandang panggung) tanpa blower dan dengan kondisi penanganan limbah yang terbuka.
Terkait hal ini, pihak ARKAMEDIA telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pemilik Sembiring Farm, Alex, pada Senin (4/5/2026), namun hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi juga akan dilakukan kepada pemilik kandang ayam lainnya yang disebut milik Ayub.
ARKAMEDIA berkomitmen untuk terus mengedepankan asas keberimbangan dengan memberikan ruang klarifikasi kepada seluruh pihak terkait dalam pemberitaan ini, dan akan dilanjutkan konfirmasi dinas terkait Pemkab Sergai dan aparat penegak hukum. (Red)

