ARKAMEDIA | – Tapian Boru Manjile merupakan salah satu objek wisata pemandian alam yang memanfaatkan aliran Sungai Bahbolon Sipispis yang dikenal jernih, sejuk, dan menyegarkan. Sungai Bahbolon sendiri telah lama dikenal sebagai salah satu jalur favorit objek wisata arung jeram di Kabupaten Serdang Bedagai , Sumatera Utara, dan Tapian Boru Manjile menjadi bagian dari lintasan kegiatan tersebut.
Objek wisata alam ini berlokasi di Dusun II, Desa Sipispis, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai. Keindahan alam yang masih asri berpadu dengan nilai sejarah dan cerita rakyat yang hingga kini tetap dijaga serta dihormati oleh masyarakat setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun ARKAMEDIA, kata Manjile berasal dari bahasa Karo yang berarti “batu cantik”. Di kawasan Tapian Boru Manjile terdapat batu hitam yang diyakini sebagai bukti sejarah dan menjadi bagian penting dari kisah turun-temurun masyarakat Sipispis.
Konon, batu hitam tersebut berasal dari kisah sepasang abang dan adik kandung yang diduga menjalin hubungan terlarang. Peristiwa tersebut diketahui oleh ibu mereka, dan menurut cerita rakyat, keduanya kemudian terkena kutukan hingga berubah menjadi batu hitam. Kisah ini menjadi legenda yang diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi.

Hal tersebut juga tertuang dalam papan informasi di lokasi wisata yang berbunyi:
“Turi-turian on padashon pasal sejarah na dob tompuh ni Batu Boru Menjilei na domma i porsayai halak Sipispis mulai sapari on. ‘Batu Boru Menjilei’ (perempuan yang sangat cantik). Batu ini ditemukan sekitar tahun 1800-an pada masa partuanan (kerajaan) Tuan Kalam Setia. Konon katanya, batu ini adalah sosok kakak beradik yang terkena kutukan karena kakaknya melanggar norma kepada adiknya sendiri.”
Dikisahkan pula, akibat perbuatan tersebut, keduanya dianggap menjadi aib bagi keluarga. Orang tua mereka kemudian menggulingkan kakak beradik itu dari kampung yang bernama Huta Panggulangan (kampung penggulingan). Batu Boru Manjilei pun hingga kini dianggap sakral oleh masyarakat Sipispis dan menjadi peninggalan sejarah yang sarat dengan nilai pembelajaran etika dan moral dalam kehidupan bermasyarakat.
Diketahui, objek wisata Tapian Boru Manjile secara resmi diresmikan oleh Bupati Serdang Bedagai, H. Darma Wijaya, pada Rabu (01/05/2024). Peresmian tersebut dirangkai dengan kegiatan Halal Bihalal Kecamatan Sipispis dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 Masehi.
Untuk menikmati keindahan Tapian Boru Manjile, pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar Rp20.000 untuk kendaraan roda empat dan Rp10.000 untuk kendaraan roda dua. Saat ini, Tapian Boru Manjile dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sipispis dan dinilai sebagai salah satu BUMDes terbaik di wilayah tersebut.
Keberadaan objek wisata ini diharapkan dapat menjadi pilihan destinasi wisata alam dan budaya bagi masyarakat luas, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan desa serta mendorong pertumbuhan UMKM masyarakat sekitar. (**)

