SERDANG BEDAGAI, ARKAMEDIA— Kecelakaan antara sepeda motor dan kereta api kembali terjadi di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Dua perempuan menjadi korban dalam insiden di perlintasan rel kereta tanpa palang pintu, Dusun II Desa Pon, Kecamatan Seibamban, Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 10.15 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sergai, Ipda Hari Hashari, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat BK 2635 XBE yang dikendarai Mariati Siahaan (58), warga setempat. Saat kejadian, Mariati membonceng Ester S Samosir (22).
“Dugaan sementara, sepeda motor yang dikendarai korban tertabrak Kereta Api Sri Bilah Utama U52 rute Medan–Rantau Prapat ketika hendak menyeberang menuju area kebun di sekitar lokasi,” jelas Ipda Hari.
Benturan keras membuat kedua korban terpental dan mengalami luka serius. Mariati menderita luka robek pada telapak tangan kanan, kaki kanan, serta belakang telinga kanan. Sementara Ester mengalami luka robek di kaki kanan dan memar pada bagian kepala kiri.
Petugas segera mengevakuasi para korban ke RSU Melati Desa Pon untuk mendapatkan perawatan medis.
Usai menerima laporan melalui layanan darurat 110, personel Unit Gakkum Satlantas Polres Sergai langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti sepeda motor ke Pos Lantas Seibamban.
“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polres Sergai. Kami mengingatkan seluruh warga agar selalu berhati-hati dan memastikan jalur benar-benar aman sebelum melintas di perlintasan kereta api, terutama yang tidak memiliki palang pintu,” pungkasnya.
(Red)

