SERGAI | ARKAMEDIA —
Satu unit rumah semi permanen milik warga di Dusun IV, Desa Tebingtinggi, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, ludes dilalap si jago merah, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Rumah tersebut diketahui milik J Sianipar (32). Saat peristiwa kebakaran terjadi, rumah dalam kondisi kosong. Pemilik rumah sedang berada di ladang, sementara istrinya tengah menjemput anak mereka di salah satu taman kanak-kanak (TK).
Korban mengaku sempat merasakan firasat tidak enak sebelum kejadian.
“Saat saya di ladang, perasaan memang tidak enak dan ingin cepat pulang. Ternyata benar, ketika sampai di rumah sudah ramai orang,” ujarnya.
Saksi mata sekaligus tetangga korban, Iskandar Tampubolon, mengatakan dirinya sedang berada di dalam kamar saat peristiwa terjadi. Tiba-tiba ia mendengar suara keras seperti kabel listrik terjatuh dari tiang dan mengenai atap seng rumahnya.
“Saya langsung keluar rumah, api sudah membakar rumah di sebelah. Saya segera memanggil warga untuk membantu memadamkan api,” jelasnya.
Berkat kesigapan warga setempat, api berhasil dipadamkan sekitar lima menit kemudian dengan peralatan seadanya, sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya.
Tak lama berselang, Forum Koordinasi pimpinan kecamatan (Forkopincam) di antaranya Kapolsek Tanjungberingin AKP Syawalludin, didampingi Wakapolsek Iptu Zulfan Ahmadi, Kanitreskrim Ipda Restu, serta personel Polsek Tanjungberingin, turun langsung ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan awal.
“Hasil pemeriksaan sementara di lapangan, dugaan awal kebakaran berasal dari korsleting listrik pada meteran rumah korban,” terang AKP Syawalludin kepada wartawan.
Sementara itu, Camat Tanjungberingin menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami korban.
“Kami akan berkoordinasi dan melaporkan kejadian ini kepada BPBD Kabupaten Sergai agar korban dapat memperoleh bantuan yang layak,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp15 juta. (Red)

