SERDANG BEDAGAI | ARKAMEDIA — Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Al Washliyah (PD IPA) Kabupaten Serdang Bedagai terus melakukan langkah nyata dalam mendorong transformasi sosial berbasis nilai keagamaan.
Menyikapi kian menurunnya keterlibatan generasi muda dalam tradisi religius, PD IPA Sergai menggagas gerakan konsisten turun langsung ke perwiritan-perwiritan desa.
Gerakan tersebut tidak berhenti pada tataran wacana. Hingga kini, PD IPA Sergai telah aktif menjangkau kelompok perwiritan di berbagai kecamatan, mulai dari Perbaungan, Sei Rampah, Teluk Mengkudu, Pantai Cermin, Pegajahan, hingga Serba Jadi.
Salah satu titik fokus terbaru kegiatan ini berlangsung di Desa Pematang Sijonam, Kecamatan Perbaungan.
Ketua PD IPA Serdang Bedagai, Wifa Ahmadi Khatami, menegaskan bahwa gerakan tersebut lahir dari keprihatinan mendalam atas semakin jauhnya generasi muda dari tradisi keagamaan yang telah lama menjadi bagian penting kehidupan masyarakat.
“Zaman terus berubah, tetapi adab dan tradisi tidak boleh hilang. Kami melihat keterlibatan anak muda dalam perwiritan sudah sangat mengkhawatirkan. Padahal, perwiritan adalah benteng pembentukan karakter. Karena itu, PD IPA tidak akan berhenti di satu titik saja. Kami menyisir Perbaungan hingga Serba Jadi untuk mengajak generasi muda kembali ke akar budayanya,” tegas Wifa.
Ia menambahkan, kehadiran PD IPA di tengah-tengah jamaah perwiritan juga bertujuan menghapus stigma bahwa kegiatan tersebut hanya diperuntukkan bagi kalangan orang tua. Dengan keterlibatan kader-kader muda yang energik namun tetap menjunjung adab, diharapkan dapat membangkitkan minat remaja desa untuk kembali meramaikan majelis-majelis ilmu.
“Kita sedang berpacu dengan waktu. Jika generasi muda tidak kita rangkul sekarang untuk mencintai majelis ini, sepuluh atau dua puluh tahun ke depan tradisi luhur tersebut bisa saja tinggal sejarah. PD IPA Sergai hadir sebagai jembatan penyelamat itu,” ujarnya.
Sambutan hangat dari jamaah perwiritan di berbagai kecamatan, termasuk di Desa Pematang Sijonam, menjadi bukti kerinduan masyarakat terhadap kehadiran pemuda yang peduli terhadap syiar Islam. Para orang tua berharap gerakan ini mampu menjadi pemantik kebangkitan mentalitas generasi muda yang religius, beradab, dan berakar pada nilai-nilai lokal.
Melalui gerakan yang konsisten dan menyentuh langsung masyarakat, PD IPA Sergai menegaskan perannya sebagai organisasi kepemudaan yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga nyata dalam pengabdian demi menjaga marwah Al Washliyah di Tanah Bertuah Negeri Beradat.
(FQ)

