DELI SERDANG, ARKAMEDIA — Komplek Kantor Bupati Deli Serdang di Lubuk Pakam turut terdampak banjir yang melanda wilayah tersebut sejak Kamis (27/11/2025) sore. Hingga Jumat pagi (28/11/2025), genangan air masih terlihat di sejumlah titik dengan ketinggian mencapai lebih dari 30 sentimeter, terutama di Jalan Negara yang berada tepat di depan pintu gerbang Kantor Bupati.
Pantauan di lapangan menunjukkan kehadiran pegawai pada Jumat pagi minim. Genangan air membuat akses menuju kantor pemerintahan itu terganggu sehingga sebagian aktivitas tidak berjalan optimal.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, banjir mulai memasuki kompleks perkantoran sejak Kamis sore dan terus meningkat hingga malam hari akibat hujan deras yang tak kunjung berhenti. Selain curah hujan tinggi, meluapnya aliran sungai di kawasan Lubuk Pakam turut memperburuk kondisi. Luapan air bahkan mencapai area rumah dinas Bupati Deli Serdang.
Pada Jumat sekitar pukul 10.00 WIB, banjir masih menggenangi kawasan kantor bupati dan rumah dinas. Sementara itu, Kantor DPRD Deli Serdang yang berada berdekatan dilaporkan tidak ikut terdampak. Genangan hanya terlihat di area gerbang keluar, sedangkan seluruh bagian dalam kantor telah surut.
Camat Lubuk Pakam, Rio Laka Dewa, menerangkan bahwa seluruh desa dan kelurahan di wilayahnya terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Kualanamu dan Batugingging. Ia menyebutkan banjir kali ini merupakan yang terparah sejak kejadian besar pada 2001.
“Sejak kemarin sore air sudah naik dan makin meluas. Jumat pagi sempat terlihat kembali meningkat, namun kami yakin akan segera turun karena debit air dari hulu, yakni Bangun Purba, sudah menurun. Kami terus berkoordinasi dengan Camat Bangun Purba untuk memastikan kondisi ini cepat surut,” ujar Rio.
Di tengah situasi tersebut, sejumlah warga terlihat meminta bantuan kepada pengguna jalan di Jalinsum Lubuk Pakam dengan menyodorkan kardus. Mereka mengaku kediamannya masih terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.
Hingga berita ini diterbitkan, petugas gabungan masih memantau kondisi dan melakukan upaya penanganan di wilayah yang terdampak banjir.
(Red)

