Labuhanbatu, ARKAMEDIA – Jalan lintas Provinsi Aek Nabara menuju Ajamu di Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara ditemukan rusak berat.
Akibatnya, warga resah dan meminta Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution segera memperbaikinya.
Kata warga, jalan lintas Provinsi Aek Nabara menuju Ajamu nyaris sepuluh tahun rusak berat.
Saat ini, hampir setiap pekannya, kerap terjadi insiden kecelakaan dialami warga.
Berkaitan hal tersebut, Pemprovsu dinilai tidak berkeadilan dalam mengalokasikan APBD nya.
Diketahui, jalan lintas Aek Nabara menuju Ajamu merupakan satu satunya akses penghubung antar Kecamatan menuju Kota Rantauprapat.
Jalan tersebut merupakan jantung perekonomian masyarakat pesisir Kabupaten Labuhanbatu.
Terdapat Enam Kecamatan menggantungkan perekonomiannya lewat jalan tersebut, yaitu, Kecamatan Panai Hilir, Panai Tengah, Panai Hulu, Bilah Hilir, Pangkatan dan Bilah Hulu.
“Ampun bang, nyaris sepuluh tahun jalan kami rusak parah. Akibatnya, Masyarakat sering mengalami kecelakaan,” ungkap warga.
Selain tingginya angka kecelakaan, warga juga mengeluhkan borosnya biaya perbaikan kendaraan dan lamanya waktu diperjalanan.
Para supir Bus mengeluhkan kerusakan kendaraannya akibat jalan yang rusak sembari melontarkan kata kesal,
“Saya kemarin memilih Bobby Nasution, tapi apa, jalan ini saja tak kunjung diperbaikinya. Waktu kampanye, janjinya ingin melakukankan pemerataan pembangunan, bohong. Saya muak, yang ada saya nyesal,” celetuk supir.
“Ban saya selalu bocor, ganti ban, kampas rem, kampas kopling, bawah mobil selalu terbentur, sistem kemudi terancam bengkok, retak dan lebih parahnya saat musim hujan jalan persis kolam ikan, kalau musim kemarau musuhnya abu. Hadeh, berat banget bang, ampun lah, gak ada kasihannya si Bobby sama kami,” tandas supir bus itu mengakhiri.
Terpisah, Wijaya, Kepala UPTD PUPR Rantauprapat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara belum dapat dimintai tanggapan. Konfirmasi melalui pesan whatsapp belum dibalas mesti bertanda centang dua.
Penulis. Budi Saragih.

