SERGAI, ARKAMEDIA– Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang telah ditetapkan pemerintah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, aktivitas masyarakat di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengalami peningkatan signifikan.
Meski Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan 1 Ramadan pada Rabu, 18 Februari 2026, antusiasme warga dalam menyambut bulan puasa tetap terlihat merata.
Lonjakan harga daging dan ayam pun tak terhindarkan. Berdasarkan pantauan ARKAMEDIA, masyarakat tampak memadati Pasar Bedagai di Kecamatan Tanjung Beringin untuk membeli daging lembu, ayam potong, serta bahan kebutuhan pokok lainnya.
Tidak hanya di dalam pasar, sejumlah pedagang daging lembu juga mendirikan lapak dadakan di Simpang Empat Bedagai, Kecamatan Tanjung Beringin. Lapak-lapak tersebut tampak diserbu kaum ibu-ibu atau emak-emak yang berburu kebutuhan untuk persiapan sahur dan berbuka di awal Ramadan.
Sejumlah warga mengeluhkan kenaikan harga yang dinilai cukup tinggi dibanding hari biasa.
“Harga ayam putih Rp45 ribu per kilo. waktu ditanya ke Pedagang dan daging lembu Rp130 ribu per kilo,” ujar salah seorang warga kepada ARKAMEDIA, Rabu (18/2/2026).
Warga lainnya menyebutkan, sekitar tiga hari sebelumnya ayam broiler atau ayam potong sempat mengalami kelangkaan di pasaran, sehingga turut memengaruhi lonjakan harga.
Meski harga meningkat, minat beli masyarakat tetap tinggi. Hal ini didorong kebutuhan konsumsi keluarga menjelang puasa, khususnya untuk persiapan sahur pertama Ramadan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga daging dan ayam di sejumlah kecamatan di Sergai bervariasi, di antaranya:
- Kecamatan Perbaungan: Harga ayam Rp30.000–Rp40.000 per kilogram, daging lembu Rp135.000 per kilogram.
- Kecamatan Teluk Mengkudu: Harga ayam Rp34.000–Rp36.000 per kilogram, daging lembu Rp130.000 per kilogram.
- Kecamatan Sei Rampah: Harga ayam Rp33.000–Rp34.000 per kilogram, daging lembu Rp120.000 per kilogram.
Perbedaan harga tersebut dipengaruhi faktor distribusi, pasokan, serta tingginya permintaan menjelang Ramadan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat melakukan pemantauan dan pengendalian harga agar tetap stabil serta tidak memberatkan warga selama bulan suci Ramadan.
ARKAMEDIA berupaya mengkonfirmasi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Kabupaten Sergai Roy C. S. Pane, AP, M.Si namun belum merespon.
{YSN}

