Medan | ARKAMEDIA — Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya mengajak generasi muda untuk memanfaatkan potensi lokal sebagai fondasi dalam membangun usaha serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kuliah umum di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Medan, Rabu (8/4/2026).
Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan mahasiswa tersebut, Darma Wijaya memaparkan materi bertajuk “Strategi Pengembangan UMKM Berbasis Potensi Lokal dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sergai.”
Dalam paparannya, Bupati yang akrab disapa Bang Wiwik itu menegaskan bahwa daerah memiliki beragam potensi ekonomi yang dapat dikembangkan oleh generasi muda. Potensi tersebut meliputi sektor pertanian, perkebunan, peternakan hingga berbagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berbasis pada sumber daya lokal.
Menurutnya, mahasiswa sebagai generasi terdidik harus mampu melihat potensi tersebut sebagai peluang untuk menciptakan usaha mandiri, bukan hanya berorientasi menjadi pencari kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
“Anak muda harus berani melihat peluang yang ada di sekitarnya. Potensi desa dan daerah kita sangat besar untuk dikembangkan menjadi usaha produktif yang memiliki nilai ekonomi,” ujar Darma Wijaya di hadapan para mahasiswa.
Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada peran pemerintah semata. Kontribusi aktif generasi muda sebagai penggerak inovasi dan pelaku ekonomi baru sangat dibutuhkan untuk memperkuat perekonomian masyarakat.
Karena itu, Bang Wiwik mendorong mahasiswa untuk mulai membangun pola pikir kewirausahaan sejak dini, sehingga mampu menjadi pelaku usaha yang menciptakan lapangan kerja dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Pada kesempatan tersebut, ia juga membagikan pengalaman pribadinya saat merintis usaha sebelum terjun ke dunia pemerintahan. Darma Wijaya menceritakan perjalanan hidupnya yang penuh tantangan, termasuk berbagai kegagalan yang pernah dialami dalam proses membangun usaha.
Menurutnya, kegagalan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan seorang wirausahawan.
“Kegagalan bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi bagian dari proses belajar untuk bangkit dan memulai kembali dengan strategi yang lebih baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Prof. Dr. Agussani, MAP, menyampaikan apresiasi terhadap berbagai capaian pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai.
Ia menilai sejumlah program pembangunan yang dijalankan Pemkab Sergai telah menunjukkan hasil nyata di berbagai sektor.
“Kami berharap hubungan kerja sama antara UMSU dan Pemkab Sergai dapat terus diperkuat guna mendukung pengembangan sumber daya manusia serta pembangunan daerah di masa mendatang,” ujarnya.
Kuliah umum tersebut turut dihadiri para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Sergai, Dekan Fakultas Agama Islam UMSU Assoc. Prof. Dr. Zailani, MA, serta sivitas akademika UMSU.
(Red)

