TEBING TINGGI, ARKAMEDIA— Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu Sungai Padang dan Sungai Bahilang sejak Kamis (27/11/2025) dini hari memicu banjir luas di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebing Tinggi hingga pukul 12.00 WIB mencatat, sebanyak 5 kecamatan, 18 kelurahan, dan 5.908 jiwa terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tebing Tinggi, Chairun Nasrin Nasution, S.T., M.Si, melaporkan bahwa air mulai menggenangi permukiman warga sekitar pukul 06.00 WIB. Kondisi semakin memburuk setelah tanggul Sungai Padang jebol di Kelurahan Bandar Utama sekitar pukul 09.00 WIB.
Prakiraan dan Data Cuaca
BMKG Medan mencatat kondisi cuaca pukul 12.00 WIB berupa hujan ringan dengan suhu 24°C, kelembapan 96%, dan kecepatan angin 15 km/jam dari arah barat laut. Data AWS/ARG juga merekam curah hujan tinggi di wilayah hulu, terutama di Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, mencapai 118,6 mm.
Kondisi Sungai dan Bendungan
Pemantauan di sejumlah titik mencatat elevasi muka air sungai mengalami kenaikan signifikan:
Bendung Bajayu: 13,90 meter (status tinggi, 8 pintu dibuka)
PDA Bah Hilang: 2,52 meter
PDA Bah Sumbu: 3,36 meter
PDA Tebing Tinggi: 2,54 meter
PDA Berohol: 3,24 meter
BPBD menyebut kondisi air di Sungai Padang, Bahilang, dan Sibarau masih mengalami kenaikan hingga siang hari.
Data Wilayah Terdampak
Sebanyak 2.738 KK dengan 1.999 rumah terendam. Tinggi genangan bervariasi antara 10 cm hingga 120 cm. Wilayah paling parah meliputi:
Kecamatan Tebing Tinggi Kota
Mandailing: 1.500 KK terdampak dengan genangan 40–90 cm
Bandar Utama: 320 KK, genangan 40–80 cm
Badak Bejuang: 49 KK, genangan 60–120 cm
Kecamatan Rambutan
Sri Padang: 65 KK, genangan 50–60 cm
Kecamatan Bajenis
Bandar Sakti: 82 KK, genangan 30–70 cm
Berohol: 100 KK, genangan 40–50 cm
Kecamatan Padang Hilir
Tambangan Hulu dan Satria terdampak hingga 70 cm
Kecamatan Padang Hulu
Pabatu, Lubuk Baru, Persiakan, Padang Merbau dan beberapa titik lainnya masih tergenang hingga 70 cm.
Hingga laporan diterima, tidak ada korban jiwa.
Upaya Penanganan
BPBD Kota Tebing Tinggi telah:
- Berkoordinasi dengan camat, lurah, OPD, dan instansi terkait.
- Mendirikan tenda posko dan mengerahkan personel ke lokasi banjir.
- Melakukan evakuasi warga terdampak.
- Melakukan pendataan jumlah korban serta pemantauan debit sungai secara real time.
- Berkoordinasi intens dengan BWSS II Medan terkait kondisi pintu air dan elevasi muka air.
- Mengaktifkan tim siaga di kantor BPBD.
Namun, BPBD mengakui masih menghadapi kendala berupa kurangnya personel, logistik, serta peralatan dan armada transportasi untuk penanganan lapangan.
Situasi Terkini
Debit air di tiga sungai utama masih meningkat.
Hujan deras kembali mengguyur wilayah kota.
Sebagian besar kawasan terdampak masih terendam.
BPBD menegaskan akan terus memberikan pembaruan jika terdapat perkembangan signifikan.
Sumber: BPBD KOTA TEBING TINGGI

