SERDANG BEDAGAI, ARKAMEDIA — Musibah kebakaran kembali melanda Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Setelah sehari sebelumnya satu unit rumah toko (ruko) hangus terbakar, kali ini api nyaris meludeskan sebuah rumah yang sekaligus dijadikan usaha ponsel milik Ivanto alias Apin (43), warga Dusun IX Desa Pekan Tanjung Beringin, Jumat (6/2/2026) malam.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 20.10 WIB. Mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman api.
Saksi mata, Kemek (46), mengungkapkan bahwa saat kejadian, usaha ponsel yang dikenal dengan nama New Lucky Cell/Ponsel masih dalam keadaan buka dan beroperasi seperti biasa.
“Waktu itu Lucky Ponsel masih buka. Tiba-tiba dari kejauhan saya melihat kepulan asap keluar dari bagian atap,” ujarnya.
Melihat kejadian tersebut, Kemek bersama warga sekitar segera berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Berkat kesigapan warga, api berhasil dikendalikan sehingga tidak sempat merambat lebih luas.
“Alhamdulillah tidak semuanya terbakar, sebagian barang masih bisa diselamatkan,” tambahnya.
Namun demikian, Kemek menyesalkan lambannya kedatangan petugas pemadam kebakaran yang baru tiba di lokasi sekitar pukul 20.55 WIB.
“Sudah sering terjadi kebakaran di sini, tapi damkar selalu terlambat datang. Ini sangat berbahaya karena daerah kami padat penduduk,” keluhnya.
Ia berharap ke depan Kecamatan Tanjung Beringin memiliki satu unit mobil pemadam kebakaran yang siaga dan berpos di Kantor Camat Tanjung Beringin guna mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.
Pasca kejadian, lokasi langsung diamankan oleh personel Koramil 11/Tanjung Beringin bersama Polsek Tanjung Beringin dengan memasang garis polisi (police line) untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolsek Tanjung Beringin, AKP Syawalludin, melalui Kanit Reskrim IPDA Restu Hutasuhut, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting arus listrik.
“Dugaan sementara, api berasal dari korsleting instalasi listrik di bagian atap usaha ponsel,” jelas IPDA Restu.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Sementara itu, Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, S.H., yang turut meninjau lokasi kejadian, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan memasuki musim kemarau.
“Kami mengimbau warga, khususnya di Desa Pekan yang padat penduduk, agar lebih berhati-hati, memperhatikan instalasi listrik dan penggunaan alat elektronik untuk mencegah korsleting,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa terjadinya dua peristiwa kebakaran dalam sepekan ini harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak. Terkait aspirasi warga mengenai pengadaan mobil pemadam kebakaran, Ahmadi Darma membenarkan kebutuhan tersebut mengingat jauhnya jarak pos damkar yang berada di Kecamatan Sei Bamban maupun Perbaungan.
“Kami mewakili aspirasi warga berharap agar ada pos pemadam kebakaran di Kantor Camat Tanjung Beringin. Kami akan berupaya memohon kepada pemerintah daerah agar menyediakan satu unit mobil pemadam kebakaran demi keselamatan masyarakat,”tutup Camat.

