Labuhanbatu – Arkamedia.id : Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Bilah Hilir Polres Labuhanbatu, yang kerap jadi perbincangan masyarakat diduga masih marak, aktivitasnya seperti sebuah Pintu dibuka dan ditutup.
Pasalnya, serbuk kristal putih itu diduga masih dengan mudah didapatkan oleh para pecandunya di seputaran Kota Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir dan Kecamatan Pangkatan.
Seperti yang terjadi baru-baru ini, informasi yang diperoleh awak media, seorang sopir truk angkutan tandan buah sawit (TBS) warga Desa Sei Tampang dikabarkan telah diamankan petugas Polsek Bilah Hilir bersama barang bukti satu unit truk, saat belanja sabu di jalan umum, tepatnya di seputar Simpang Jengkol Kelurahan Negeri Lama, pada Senin 29 Desember 2025 lalu.
Saat dikonfirmasi pada 6 Januari 2026, Kapolsek Bilah Hilir AKP Armen Faisal membenarkan penangkapan tersebut.
“Saya lagi di jalan menuju Polda, ada diamankan sudah kita limpah langsung ke Polres” ucapnya.
Meski dugaan maraknya peredaran sabu kerap disoroti sejumlah kalangan maupun media di Kabupaten Labuhanbatu. Namun, pihak kepolisian diduga belum serius untuk membersihkan kejahatan yang disebut “musuh bersama”.
Beberapa waktu lalu juga telah gempar pemberitaan di beberapa media, diduga seorang bandar sabu tidak tersentuh hukum di Kecamatan Pangkatan berinisial AS alias Ganda.
Kemudian diketahui bahwa Polsek Bilah Hilir melakukan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di Dusun Sidodadi B, Desa Kampung Padang, Kecamatan Pangkatan Labuhanbatu namun tidak membuahkan hasil (Nihil).
Informasi, daerah tersebutlah lah yang menjadi titik fokus Ganda menjalankan aktivitas peredaran sabu-sabu.
Sumber informasi yang berhasil dihimpun, titik peredaran sabu yang masih aktif buka-tutup di Kecamatan Bilah Hilir diduga berada di Desa Perkebunan Sennah, yang dikendalikan oleh inisial PTR, di Kelurahan Titi Panjang dikendalikan RSD, serta BKT yang diduga kendalikan narkotika jenis daun Ganja.
Selanjutnya, di Simpang Cisadane dikendalikan oleh Rz, di Desa Sei Kasih Kc, dan di Desa Sidomulyo dikendalikan BRK.
Media ini juga mendorong aparat kepolisian untuk meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan guna memberantas peredaran narkotika yang merusak masa depan generasi muda.
(Dedi)
foto: ilustrasi.

