SERGAI, ARKAMEDIA.ID — Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Ashari Tambunan, menyampaikan keprihatinannya atas maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), khususnya yang terjadi selama bulan suci Ramadhan. Ia meminta aparat kepolisian agar lebih serius dan fokus dalam mengungkap kasus-kasus tersebut demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Ashari Tambunan saat diwawancarai wartawan usai menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat di Kantor Camat Sei Rampah, Senin (16/3/2026).
Menurutnya, meningkatnya tindak kriminal pada bulan Ramadhan sangat memprihatinkan, terlebih ketika sasaran pencurian adalah masyarakat yang sedang menjalankan ibadah di masjid.
“Tentunya peristiwa ini membuat kita sedih. Tidak terbayangkan kriminalitas justru terjadi di bulan suci Ramadhan, apalagi sasarannya masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah salat di masjid dan harus kehilangan harta mereka,” ujar Ashari.
Ia juga mengingatkan para pelaku kejahatan agar menyadari perbuatannya dan tidak melakukan tindakan yang merugikan masyarakat, terlebih di bulan yang penuh berkah.
“Kepada para pelaku pencurian, mudah-mudahan tersadar dan dapat memperbaiki diri dari perbuatan tidak terpuji di bulan Ramadhan ini,” tambahnya.
Ashari Tambunan juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menjaga keamanan diri serta harta benda, baik saat bepergian maupun ketika sedang melaksanakan ibadah.
Lebih lanjut, ia berharap aparat penegak hukum dapat meningkatkan konsentrasi dalam menjaga keamanan dan menindak tegas para pelaku kejahatan agar masyarakat merasa tenang dalam menjalankan aktivitas, khususnya selama Ramadhan.
“Alangkah tidak nyamannya warga beribadah jika pikirannya khawatir terhadap hartanya. Ini sudah menjadi kewajiban penegak hukum untuk sungguh-sungguh meningkatkan pengamanan dan penindakan terhadap pelaku curanmor,” tegasnya.
Seperti diketahui, kasus curanmor kembali terjadi di wilayah Sei Rampah pada Jumat (13/3/2026). Dalam peristiwa tersebut, satu unit sepeda motor Honda Scoopy BK 5299 MBG milik Roslena dibawa kabur oleh empat orang pelaku di kawasan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Tebing Tinggi, tepatnya di depan GraPARI Sei Rampah.
Sebelumnya, diduga kelompok pelaku yang sama juga mencuri sepeda motor Honda Beat milik seorang petugas Satpol PP Sergai bernama Dodi pada Kamis (26/2/2026) di depan Alfamart Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah. Selain itu, kasus kehilangan sepeda motor di Masjid Al-Abror Firdaus juga hingga kini belum terungkap.
Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap rangkaian kasus curanmor tersebut guna menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadhan.
(Red)

